Asuhan Keperawatan Keluarga Ny. M Berbasis Komplementer Tahap VIII Di Jorong 100 Janjang Kecamatan Canduang Koto Laweh Kabupaten Agam Tahun 2025.
Categorie(s):
Kian
Author(s):
Alfarizy, M.Azizul
Advisor:
Rezkiki, Fitrianola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Asuhan Keperawatan Keluarga, Osteoartritis,
Penurunan Kekuatan Otot, Terapi Komplementer, Jahe Merah
DOI:
-
Abstract :
Keluarga merupakan suatu unit terkecil dari masyarakat
yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan
tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling
bergantungan. Osteoartritis atau rematik adalah penyakit sendi yang
mengakibatkan terjadinya kerusakan tulang rawan sendi yang berkembang
lambat berhubungan dengan usia lanjut, terutama pada sendi-sendi tangan
dan besar yang menanggung beban. Hasil dar Riskesdas (2018) Indonesia
mengalami peningkatan kejadian Osteoarthristis, pada tahun 2011
prevalensinya mencapai 29,35%, sampai 2013 sebesar 45,59% Di Sumatera
Barat juga mengalami peningkatan. Berdasarkan Laporan sepuluh penyakit
terbanyak di Jorong Saratuih Janjang, Kec. Candung, Kabupaten Agam.
Sumatera Barat pada tahun 2023 yaitu 38 kasus (25,3%), adanya
peningkatan pada tahun 2024 dengan jumlah 51 kasus (34%). Upaya untuk
menangani kesehatan keluarga dengan mudah yaitu dengan pemberian
komplementer terapi Jahe dipercaya dapat mengatas keluhan penyakit
persendian karena berfungsi sebagai anti inflamas, menurunkan nyeri dan
kekakuan.. Tujuan: Mampu memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga
Ny.M Dengan Osteoatritis Berbasis Komplementer Tahap Perkembangan
VIII Di Jorong 100 Janjang. Metode: Pengumpulan data menggunakan studi
kasus dilakukan pada keluarga dengan masalah utama Osteoartritis. Hasil:
Asuhan keperawatan komplementer dengan Osteoartritis didapatkan
diagnosa yaitu Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif dan Kesiapan
peningkatan koping keluarga Kesimpulan: masalah keperawatan keluarga
Ny.M dengan osteoartritis dapat tercapai sehingga dapat teratasi dengan
baik. Saran: diharapkan karya tulis ini dapat digunakan sebagai bahan
acuan komplementer terhadap kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan
kesehatan bagi keluarga
yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan
tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling
bergantungan. Osteoartritis atau rematik adalah penyakit sendi yang
mengakibatkan terjadinya kerusakan tulang rawan sendi yang berkembang
lambat berhubungan dengan usia lanjut, terutama pada sendi-sendi tangan
dan besar yang menanggung beban. Hasil dar Riskesdas (2018) Indonesia
mengalami peningkatan kejadian Osteoarthristis, pada tahun 2011
prevalensinya mencapai 29,35%, sampai 2013 sebesar 45,59% Di Sumatera
Barat juga mengalami peningkatan. Berdasarkan Laporan sepuluh penyakit
terbanyak di Jorong Saratuih Janjang, Kec. Candung, Kabupaten Agam.
Sumatera Barat pada tahun 2023 yaitu 38 kasus (25,3%), adanya
peningkatan pada tahun 2024 dengan jumlah 51 kasus (34%). Upaya untuk
menangani kesehatan keluarga dengan mudah yaitu dengan pemberian
komplementer terapi Jahe dipercaya dapat mengatas keluhan penyakit
persendian karena berfungsi sebagai anti inflamas, menurunkan nyeri dan
kekakuan.. Tujuan: Mampu memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga
Ny.M Dengan Osteoatritis Berbasis Komplementer Tahap Perkembangan
VIII Di Jorong 100 Janjang. Metode: Pengumpulan data menggunakan studi
kasus dilakukan pada keluarga dengan masalah utama Osteoartritis. Hasil:
Asuhan keperawatan komplementer dengan Osteoartritis didapatkan
diagnosa yaitu Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif dan Kesiapan
peningkatan koping keluarga Kesimpulan: masalah keperawatan keluarga
Ny.M dengan osteoartritis dapat tercapai sehingga dapat teratasi dengan
baik. Saran: diharapkan karya tulis ini dapat digunakan sebagai bahan
acuan komplementer terhadap kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan
kesehatan bagi keluarga