Asuhan Keperawatan Keluarga Berbasis Komplementer Pada Keluarga Tn.M Khususnya Ny.Y Dengan Tahap Perkembangan Keluarga VIII Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lasi Kecamatan Canduang Tahun 2025
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Nila, Ratna
Advisor:
Juwita, Lisavina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, terapi non-farmakologi, asuhan kepearawatan keluarga
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang : Hipertensi menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka
kematian dan kesakitan di indonesia. Oleh karena itu, penanganan hipertensi
memerlukan intervensi menyeluruh yang dapat dilakukan disemua jenjang fasilitas
layanan kesehatan, guna menurunkan angka prevelensi dan kejadian penyakit
kardiovaskuler. Pengobatan hipertensi secara farmakologis sering kali menimbulkan
efek samping, seperti sakit kepala, pembengkakan (edema), kelelahan, rasa kantuk,
mual, nyeri perut, dan pusing. Tujuan :Mempelajari dan memahami secara
mendalam mengenai asuhan keperawatan keluarga berbasis komplementer pada
keluarga Tn.M khususnya Ny.Y dengan hipertensi di Wilayah Kerja UPTD
Puskesmas Lasi Kabupaten Agam Tahun 2025. Metode : Pengumpulan data
menggunakan studi kasus dalam satu keluarga. Hasil: asuhan keperawatan keluarga
dengan Hipertensi didapatkan 3 diagnosa Nyeri kronis, pemeliharaan kesehatan tidak
efektif, prilaku kesehatan cendrung beresiko. Intervensi dilakukan dengan berbasis
komplementer yaitu, relaksasi nafas dalam, terapi jus semangka, dan senam
hipertensi. Kesimpulan : masalah keperawatan keluarga pada Tn.M khususnya Ny.Y
dengan hipertensi dapat tercapai dan teratasi dengan baik Saran: diharapkan karya
tulis ilmiah ini dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk melakukan terapi
komplementer yang telah diajarkan dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan
derajat kesehatan anggota keluarga.
kematian dan kesakitan di indonesia. Oleh karena itu, penanganan hipertensi
memerlukan intervensi menyeluruh yang dapat dilakukan disemua jenjang fasilitas
layanan kesehatan, guna menurunkan angka prevelensi dan kejadian penyakit
kardiovaskuler. Pengobatan hipertensi secara farmakologis sering kali menimbulkan
efek samping, seperti sakit kepala, pembengkakan (edema), kelelahan, rasa kantuk,
mual, nyeri perut, dan pusing. Tujuan :Mempelajari dan memahami secara
mendalam mengenai asuhan keperawatan keluarga berbasis komplementer pada
keluarga Tn.M khususnya Ny.Y dengan hipertensi di Wilayah Kerja UPTD
Puskesmas Lasi Kabupaten Agam Tahun 2025. Metode : Pengumpulan data
menggunakan studi kasus dalam satu keluarga. Hasil: asuhan keperawatan keluarga
dengan Hipertensi didapatkan 3 diagnosa Nyeri kronis, pemeliharaan kesehatan tidak
efektif, prilaku kesehatan cendrung beresiko. Intervensi dilakukan dengan berbasis
komplementer yaitu, relaksasi nafas dalam, terapi jus semangka, dan senam
hipertensi. Kesimpulan : masalah keperawatan keluarga pada Tn.M khususnya Ny.Y
dengan hipertensi dapat tercapai dan teratasi dengan baik Saran: diharapkan karya
tulis ilmiah ini dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk melakukan terapi
komplementer yang telah diajarkan dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan
derajat kesehatan anggota keluarga.