Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Pendekatan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Tn E Di Wilayah Kerja Puskesmas Lasi Kabupaten Agam Tahun 2025.

Categorie(s):
   Kian
Author(s):
   Frengki
Advisor:
Febrina, Wiwit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Diabetes Mellitus, Rebusan Dau Jambu Biji, Latihan Senam Kaki
DOI:
-
Abstract :
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga
dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap
dalam keadaan saling ketergantungan. Berdasarkan data Tahun 2024 Puskesmas Lasi
didapatkan penyakit Diabetes Melitus berada di no urutan 6 terbanyak yaitu 687 orang
dan berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Tahun 2023 didapatkan
jumlah penderita diabetes melitus sebanak 8.943 orang. Diabetes melitus adalah
penyakit metabolik kronis dengan banyak penyebab ditandai dengan peningkatan
kadar glukosa darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan
protein sebagai akibat gangguan fungsi insulin. Terapi komplementer dikenal dengan
terap tradisional yang digabungkan dalam pengobatan modern. Pemberian terapi
komplementer pada keluarga Tn E yaitu rebusan daun jambu biji sebanyak 2 kali
sehari dilakukan selama 5 hari dan latihan senam kaki sebanyak 1 kali sehari dilakukan
selama 5 hari berturut-turut. Hasil dari masalah keperawatan pemeliharaan kesehatan
tidak efektif setelah diberikan implementasi didapatkan penurunan gula darah sebelum
dan sesudah dilakukan intervensi, implementasi dan perilaku kesehatan cenderung
beresiko didapatkan Tn E dan Ny M sudah menunjukkan peningkatan dalam menjaga
kesehatannya, dan implementasi dari manajemen kesehatan keluarga tidak efektif
didapatkan Tn E sudah mengerti dan memahami tentang manajemen diri pada pasien
diabetes.
Download From Google Drive