Asuhan Keparawatan Pada An.F dengan Gangguan Sistem Pencernaan: Gastroenteritis Akut Diruang Rawat Inap RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Tahun 2025.

Categorie(s):
   Kian
Author(s):
   F, Egi Satya
Advisor:
Mariyana, Rina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Anak, Gastroenteritis, Terapi Pisang Kepok, Terapi madu, Terapi Kompres Hangat.
DOI:
-
Abstract :
Gastroenteritis akut merupakan salah satu gangguan sistem
pencernaan yang sering terjadi pada anak dan disertai dengan diare, muntah, serta
peningkatan suhu tubuh. Hasil studi pendahuluan kasus gastroentiritis merupakan
kasus yang paling sering ditemukan pada anak yang dirawat diruang rawat inap
anak RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh, pada tahun 2025 periode bulan
Januari sampai bulan September terdapat 108 kasus gastroenteritis anak. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada An. F dengan
gangguan sistem pencernaan: gastroenteritis akut diruang rawat inap anak RSUD
Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh tahun 2025 melalui intervensi komplementer
berupa pemberian terapi pisang kepok, madu, dan kompres hangat. Metode:
Intervensi pemberian pisang kepok dan madu dimakan/minum oleh pasien selama
3 hari untuk mengatasi masalah diare. Intervensi kompres hangat diberikan saat
suhu tubuh pasirn 37,6C dengan frekuensi pemberian 1 kali sehari pada lima titik
(dahi, leher, ketiak, lipat paha kanan dan kiri) untuk mengatasi hipertermia. Hasil:
Setelah pemberian pisang dan madu, terdapat penurunan frekuensi diare dari 7 kali
BAB sehari konsistensi cair, turun menjadi 2 kali BAB sehari konsistensi lunak.
Sedangkan hasil pemberian kompres hangat, pemberian hari pertama pretes 38,2C
postest 38,0C, hari kedua pretes 37,9C postes 37,6C. Hari ketiga suhu tubuh
36,9C kompres hangat dihentikan karena suhu tubuh dalam batas normal.
Kesimpulan dan saran: Pemberian pisang kepok, madu, dan kompres hangat
terbukti membantu menurunkan frekuensi diare dan stabilitas suhu tubuh pada anak
dengan gastroenteritis akut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan
dalam pemberian asuhan keperawatan dengan pendekatan komplementer pada anak
dengan gastroenteritis.
Download From Google Drive