Asuhan Keperawatan Keluarga Tahap VIII Berbasis Komplementer Pada Keluarga Tn. S Di Wilayah Kerja Puskesmas Lasi Kabupaten Agam Tahun 2025.
Categorie(s):
Kian
Author(s):
Putra, Ardiwel
Advisor:
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, terapi komplementer, jus semangka
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah serius karena
prevalensi penyakit ini terus meningkat. Prevalensi hipertensi terjadi di seluruh
negara di dunia. Prevalensi Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat sebanyak
25,1%, dimana kota Bukittinggi 30,05%. Penderita hipertensi terus mengalami
peningkatan setiap tahunnya, Dimana hal yang menjadi penyebabnya adalah factor
perilaku Kesehatan keluarga dalam merawat pasien hipertensi yang kurang baik.
Hasil pengakjian ditemukan klien tidak pernah mengontrol apa saja yang di
konsumsi. Masalah yang ditemukan adalah Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak
Efektif. Tujuan diberikannya asuhan keperawatan keluarga berbasis komplementer
adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap penurunan
tekanan darah pada keluarga Tn. S khususnya Ny. W. Jus Semangka menjadi
metode efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Keunggulan terapi ini adalah tidak menimbulkan efek samping, murah, mudah di
dapatkan. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut dan didapatkan rata-
rata nilai tekanan darah sebelum diberikan implementasi 171/109 mmHg dan
setelah implementasi 128/90 mmHg. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh dari
terapi pemberian Jus Semangka selama 3 hari berturut-turut terhadap
ketidakstabilan tekanan darah Ny. W. saran kepada pemberian asuhan keperawata
selanjutnya agar dapat mencari referensi yang lebih baik untuk asuhan keperawatan
dengan diagnose Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif pada pasien
Hiertensi.
prevalensi penyakit ini terus meningkat. Prevalensi hipertensi terjadi di seluruh
negara di dunia. Prevalensi Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat sebanyak
25,1%, dimana kota Bukittinggi 30,05%. Penderita hipertensi terus mengalami
peningkatan setiap tahunnya, Dimana hal yang menjadi penyebabnya adalah factor
perilaku Kesehatan keluarga dalam merawat pasien hipertensi yang kurang baik.
Hasil pengakjian ditemukan klien tidak pernah mengontrol apa saja yang di
konsumsi. Masalah yang ditemukan adalah Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak
Efektif. Tujuan diberikannya asuhan keperawatan keluarga berbasis komplementer
adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap penurunan
tekanan darah pada keluarga Tn. S khususnya Ny. W. Jus Semangka menjadi
metode efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Keunggulan terapi ini adalah tidak menimbulkan efek samping, murah, mudah di
dapatkan. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut dan didapatkan rata-
rata nilai tekanan darah sebelum diberikan implementasi 171/109 mmHg dan
setelah implementasi 128/90 mmHg. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh dari
terapi pemberian Jus Semangka selama 3 hari berturut-turut terhadap
ketidakstabilan tekanan darah Ny. W. saran kepada pemberian asuhan keperawata
selanjutnya agar dapat mencari referensi yang lebih baik untuk asuhan keperawatan
dengan diagnose Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif pada pasien
Hiertensi.