Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Pendekatan Keperawatan Komplementer Pada Ny. R Di Desa Kumun Hilir Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh Tahun 2025
Categorie(s):
KIAN
Author(s):
Emilia, Sonia
Advisor:
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perasan Air Kunyit, Pola Makan Sehat (Diet Lambung), Edukasi Kesehatan
DOI:
-
Abstract :
Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang dapat menyebabkan
nyeri ulu hati, mual hingga muntah dan sangat mengganggu kualitas hidup.
Penggunaan terapi komplementer berbasis herbal menjadi pilihan altenative yang
semakin diminati karena efek samping yang minimal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui efektivitas pemberian parutan kunyit terhadap penurunan gejala
gastritis.Metode yang dilakukan menerapkan terapi komplementer pada gastritis
dengan mengkonsumsi perasan air kunyit setelah makan pagi dan sore hari
sebanyak 5 rimpang kunyit berat 250 mg dan menambahkan 60 ml air dilakukan
selama 4 hari. Tujuan dari terapi ini adalah untuk mengurangi tingkat nyeri, mual
muntah akibat peningkatan asam lambung. Kandungan kurkumin dalam kunyit
memiliki sifat antiinflamasi dan mampu melapisi serta melindungi dinding
lambung teriritasi, sehingga membantu meredakan nyeri.Hasil dari terapi
menunjukkan adanya penurunan nyeri pada pasien Ny. R, dari skala nyeri 5
sebelum intervensi menjadi skala nyeri 1 setelah melakukan intervensi selama 4
hari.Kesimpulannya, pemberian perasan air kunyit terbukti efektif dalam
mengurangi nyeri ataupun mual muntah pada pasien gastritis. Dengan demikian,
intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan
yang berbasis bukti (evidence-based pratice) untuk pasien yang mengaami
keluhan gastritis.
nyeri ulu hati, mual hingga muntah dan sangat mengganggu kualitas hidup.
Penggunaan terapi komplementer berbasis herbal menjadi pilihan altenative yang
semakin diminati karena efek samping yang minimal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui efektivitas pemberian parutan kunyit terhadap penurunan gejala
gastritis.Metode yang dilakukan menerapkan terapi komplementer pada gastritis
dengan mengkonsumsi perasan air kunyit setelah makan pagi dan sore hari
sebanyak 5 rimpang kunyit berat 250 mg dan menambahkan 60 ml air dilakukan
selama 4 hari. Tujuan dari terapi ini adalah untuk mengurangi tingkat nyeri, mual
muntah akibat peningkatan asam lambung. Kandungan kurkumin dalam kunyit
memiliki sifat antiinflamasi dan mampu melapisi serta melindungi dinding
lambung teriritasi, sehingga membantu meredakan nyeri.Hasil dari terapi
menunjukkan adanya penurunan nyeri pada pasien Ny. R, dari skala nyeri 5
sebelum intervensi menjadi skala nyeri 1 setelah melakukan intervensi selama 4
hari.Kesimpulannya, pemberian perasan air kunyit terbukti efektif dalam
mengurangi nyeri ataupun mual muntah pada pasien gastritis. Dengan demikian,
intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan
yang berbasis bukti (evidence-based pratice) untuk pasien yang mengaami
keluhan gastritis.