Pengaruh Metode Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Helmi, Susi
Advisor:
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Berat badan, metode kangguru, pijat bayi
DOI:
Abstract :
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Indonesia, jumlah bayi baru lahir pada
tahun 2022 mencapai sekitar 4,5 juta Jika bayi baru lahir tidak mendapatkan
perawatan yang tepat maka akan beresiko mengalami masalah salah satunya
penurunan berat badan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Metode
Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir di
Wilayah Kerja Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024. Jenis
penelitian ini yaitu pra eksperimen dengan desain pretest and posttest one group
design. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Kinali pada bulan Agustus
Desember 2024. Populasi pada penelitian ini yaitu semua bayi baru lahir dengan
berat badan 2500 3000 gram yang lahir di bulan November tahun 2024 di
Puskesmas Kinali dengan jumlah 26 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu
total sampling. Setelah data terkumpul maka data akan dianalisa secara univariat
dan bivariate dengan menggunakan uji t test paired. Hasil penelitian didapatkan
Rata rata berat badan sebelum dilakukan metode kangguru dan pijat bayi adalah
2773,09 gram dengan standar deviasi 156,35 dan sesudah adalah 3176,9 gram
dengan standar deviasi 215,97. Hasil uji statistik terdapat Pengaruh Metode
Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir
dengan nilai p value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan terdapat Pengaruh Metode
Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir.
Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk dapat melakukan metode kangguru
dan pijat bayi untuk menjaga berat badan bayi baru lahir.
tahun 2022 mencapai sekitar 4,5 juta Jika bayi baru lahir tidak mendapatkan
perawatan yang tepat maka akan beresiko mengalami masalah salah satunya
penurunan berat badan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Metode
Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir di
Wilayah Kerja Puskesmas Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024. Jenis
penelitian ini yaitu pra eksperimen dengan desain pretest and posttest one group
design. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Kinali pada bulan Agustus
Desember 2024. Populasi pada penelitian ini yaitu semua bayi baru lahir dengan
berat badan 2500 3000 gram yang lahir di bulan November tahun 2024 di
Puskesmas Kinali dengan jumlah 26 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu
total sampling. Setelah data terkumpul maka data akan dianalisa secara univariat
dan bivariate dengan menggunakan uji t test paired. Hasil penelitian didapatkan
Rata rata berat badan sebelum dilakukan metode kangguru dan pijat bayi adalah
2773,09 gram dengan standar deviasi 156,35 dan sesudah adalah 3176,9 gram
dengan standar deviasi 215,97. Hasil uji statistik terdapat Pengaruh Metode
Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir
dengan nilai p value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan terdapat Pengaruh Metode
Kangguru Dan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir.
Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk dapat melakukan metode kangguru
dan pijat bayi untuk menjaga berat badan bayi baru lahir.