Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kehamilan Beresiko Tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Singkarak Kabupaten Solok Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Firman,m Suci
Advisor:
Putri, Nita Tri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahaun, Dukungan Keluarga, Sosial Budaya, Peran Petugas Kesehatan, Persepsi, Kehamilan resiko Tinggi
DOI:
Abstract :
Kategori resiko tinggi berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional tahun 2020, resiko tinggi tunggal (4 Terlalu) mencapai
22,4%. Faktor penyebab kehamilan beresiko yaitu rendahnya tingkat
pengetahuan, sosial ekonomi yang rendah, sosial budaya yang tidak mendukung,
dukungan keluarga, persepsi. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Yang
Berhubungan Dengan Kejadian Kehamilan Beresiko Tinggi di Wilayah Kerja
Puskesmas Singkarak Kabupaten Solok Tahun 2024. Jenis penelitian deskriptif
analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan tanggal 21 Oktober
s.d 21 November Tahun 2024 di di Wilayah Kerja Puskesmas Singkarak. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas
Singkarak yang berjumlah 212 orang. Sampel diambil dengan teknik simple
random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 orang. Hasil penelitian
terdapat hubungan pengetahuan dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,037,
OR 3,27), dukungan keluarga dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,039,
OR 3,52), sosial budaya dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,017, OR
3,78), peran petugas kesehatan dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,005,
OR 5,20), dan persepsi dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,018, OR
3,74). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk terus memberikan penyuluhan
kesehatan kepada ibu hamil tentang perencanaan kehamilan sehat sehingga tidak
terjadi kehamilan beresiko tinggi.
Berencana Nasional tahun 2020, resiko tinggi tunggal (4 Terlalu) mencapai
22,4%. Faktor penyebab kehamilan beresiko yaitu rendahnya tingkat
pengetahuan, sosial ekonomi yang rendah, sosial budaya yang tidak mendukung,
dukungan keluarga, persepsi. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Yang
Berhubungan Dengan Kejadian Kehamilan Beresiko Tinggi di Wilayah Kerja
Puskesmas Singkarak Kabupaten Solok Tahun 2024. Jenis penelitian deskriptif
analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan tanggal 21 Oktober
s.d 21 November Tahun 2024 di di Wilayah Kerja Puskesmas Singkarak. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas
Singkarak yang berjumlah 212 orang. Sampel diambil dengan teknik simple
random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 orang. Hasil penelitian
terdapat hubungan pengetahuan dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,037,
OR 3,27), dukungan keluarga dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,039,
OR 3,52), sosial budaya dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,017, OR
3,78), peran petugas kesehatan dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,005,
OR 5,20), dan persepsi dengan kehamilan resiko tinggi (p value = 0,018, OR
3,74). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk terus memberikan penyuluhan
kesehatan kepada ibu hamil tentang perencanaan kehamilan sehat sehingga tidak
terjadi kehamilan beresiko tinggi.