HUBUNGAN ANTENATAL CARE DAN STATUS GIZI IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIARO KABUPATEN AGAM TAHUN 2024

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Mulyanti, Sri
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kejadian stunting, kunjungan antenatal care, status gizi saat hamil
DOI:
Abstract :
Salah satu permasalahan gizi yang terjadi pada balita yaitu stunting.
Prevalensi stunting di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2022 berdasarkan
survey status gizi Indonesia (SSGI) yaitu sebanyak 23,2% dan mengalami
peningkatan pada tahun 2023 yaitu 25,2. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Hubungan Antenatal Care Dan Status Gizi Ibu Hamil Terhadap
Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam Tahun
2024.
Jenis penelitian yang digunakan adalah retrospektif dengan desain penelitian
case control. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 6 59 bulan
dari bulan Januari Juni 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten
Agam yang berjumlah 2.948 orang dengan jumlah sampel 96 orang. Teknik
pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Analisis data secara univariat dan
bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian terdapat 24 orang (25%) responden yang mengalami
stunting dan 72 orang (75%) tidak mengalami stunting, 32 orang (33,3%)
responden yang melakukan kunjungan antenatal care saat hamil dalam kategori
tidak lengkap dan 40 orang (41,7%) responden yang mengalami kekurangan
energi kronik saat hamil. Hasil uji statistik terdapat hubungan kunjungan antenatal
care (p = 0,006 dan status gizi ibu saat hamil (p = 0,009) dengan kejadian stunting
pada balita.
Kesimpulan terdapat hubungan kunjungan antenatal care dan status gizi ibu
saat hamil dengan kejadian stunting pada balita. Disarankan kepada petugas
kesehatan untuk dapat melakukan upaya pencegahannya sehingga dapat
memperbaiki generasi terbaik dan mengurangi kejadian stunting.
Download From Google Drive