Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit Permata Hati Muara Bungo Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Mayasari, Indah sari
Advisor:
Noflidaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Ketuban Pecah Dini, Presalinan Preterm, Kala I Memanjang, Pre Eklampsi, Usia Kehamilan, Jenis Persalinan, Berat Bayi
Lahir, Asfiksia Neonatorum
DOI:
-
Abstract :
Menurut WHO (2022) 2,3 juta anak meninggal dalam 20 hari pertama
kehidupan, kematian bayi di Indonesia tahun 2023 sebanyak 29.945 kasus, provinsi
Jambi 35 kasus dan RS Permata Hati 28 kasus. Salah satu penyebabnya adalah
asfiksia Neonatorum. Faktor resiko kejadian Asfiksia Neonatorum adalah ketuban
pecah dini, pre eklampsi, usia kehamilan, jenis persalinan, kala I memanjang dan
berat bayi lahir. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi
Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit Permata Hati Muara Bungo Tahun
2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain case control. Penelitian dilakukan
tanggal 20 Desember 2024 s/d 05 Januari 2024 di RS Permata Hati Muara Bungo.
Populasi semua bayi yang berjumlah 128 orang. Jumlah sampel 384 orang, sampel
kasus 128 orang dan sampel kontrol 256 orang. Hasil penelitian terdapat hubungan
persalinan preterm dengan asfiksia neonaorum (p value = 0,000, OR 6,33), pre
eklampsia dengan asfiksia neonatorum (p value = 0,000, OR 4,05) dan berat bayi
lahir dengan asfiksia neonatorum (p value = 0,000, OR 5,26). Diharapkan petugas
kesehatan agar memberikan pelayanan maksimal kepada ibu hamil serta melakukan
edukasi tentang penyebab atau komplikasi selama hamil dan bersalin yang dapat
menyebakan terjadinya asfiksia neonatorum.
kehidupan, kematian bayi di Indonesia tahun 2023 sebanyak 29.945 kasus, provinsi
Jambi 35 kasus dan RS Permata Hati 28 kasus. Salah satu penyebabnya adalah
asfiksia Neonatorum. Faktor resiko kejadian Asfiksia Neonatorum adalah ketuban
pecah dini, pre eklampsi, usia kehamilan, jenis persalinan, kala I memanjang dan
berat bayi lahir. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi
Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit Permata Hati Muara Bungo Tahun
2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain case control. Penelitian dilakukan
tanggal 20 Desember 2024 s/d 05 Januari 2024 di RS Permata Hati Muara Bungo.
Populasi semua bayi yang berjumlah 128 orang. Jumlah sampel 384 orang, sampel
kasus 128 orang dan sampel kontrol 256 orang. Hasil penelitian terdapat hubungan
persalinan preterm dengan asfiksia neonaorum (p value = 0,000, OR 6,33), pre
eklampsia dengan asfiksia neonatorum (p value = 0,000, OR 4,05) dan berat bayi
lahir dengan asfiksia neonatorum (p value = 0,000, OR 5,26). Diharapkan petugas
kesehatan agar memberikan pelayanan maksimal kepada ibu hamil serta melakukan
edukasi tentang penyebab atau komplikasi selama hamil dan bersalin yang dapat
menyebakan terjadinya asfiksia neonatorum.