Faktor Yang Berhubungan Dengan Deteksi Dini Depresi Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya tahun 2024.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Shelfia, Tirta Ilona
Advisor:
Delvina, Visti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Deteksi Dini, Depresi, Postpartum
DOI:
-
Abstract :
Masalah psikologis setelah persalinan merupakan gejala emosional dan
perasaan, dimana seseorang merasa murung, tidak bisa tidur, kelelahan fisik yang
berlebihan, dan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan atas perannya yang
baru. Di wilayah kerja Puskesmas Sitiung terdapat 1 kasus baby blues pada tahun
2024. Tujuan penelitian mengetahui Faktor yang Berhubungan Dengan Deteksi
Dini Depresi Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sitiung
Kabupaten Dharmasraya. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain crossectionaol
study. Penelitian dilakukan bulan September- Desember 2024 di Wilayah Kerja
Puskesmas Kecamatan Sitiung. Populasi 82 orang dengan total sampling. Analisa
data diolah menggunakan komputerisasi. menggunakan uji chi square. Hasil
penelitian menunjukkan 47 (55,3%) ibu memiliki regulasi emosi yang baik, 57
(67,1%) ibu memiliki kepuasan pernikahan kurang baik, 54 (63,7%) ibu memiliki
efikasi diri yang baik, 48 (56,5%) ibu mendapat dukungan social dengan baik. 47
(56,5%) ibu memiliki deteksi dini depresi risiko rendah. Analisa bivariate
diperoleh Tidak ada Hubungan regulasi emosi (p=0,270) dengan deteksi dini
Depresi postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sitiung Kabupaten
Dharmasraya. Ada Hubungan kepuasan pernikahan (p=0,020), efikasi diri
(p=0,003) dan dukungan social (p=0,009) dengan deteksi dini Depresi postpartum.
Disimpulkan ada hubungan efikasi diri, kepuasan pernikahan, dukungan social
dengan deteksi dini Depresi postpartum. Diharapkan kepada ibu untuk dapat
menenangkan perasaan setelah melahirkan dan membicarakan keluhan yang ada
dengan keluarga. Kepada bidan untuk dapat melaksanakan Deteksi Dini
Postpartum Dengan Menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale agar
meningkatkan kesadaran ibu yang menunjukkan gejala gangguan kesehatan
mental setelah melahirkan meskipun tidak memiliki faktor risiko.
Download From Google Drive