Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Cegah Stunting (Cesting) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Silago Tahun 2024.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Zarfina, Zulni
Advisor:
Noflidaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap
DOI:
-
Abstract :
Masalah kurang gizi dan stunting merupakan dua masalah yang saling
berhubungan. Kejadian balita pendek atau stunting merupakan salah satu masalah
gizi yang dialami oleh balita didunia saat ini. Data (World Health Organization,
2022) menunjukkan 5,7% balita di dunia mengalami gizi lebih, 6,7% mengalami
gizi kurang dan gizi buruk, serta 22,2% atau 149,2 juta menderita stunting
(malnutrisi kronik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
pendidikan kesehatan melalui cegah stunting (cesting) terhadap pengetahuan dan
sikap ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Silago Tahun 2024. Jenis penelitian ini
yaitu eksperimen research dan desain penelitian ini adalah pra eksperiment pre
test dan post test menggunakan rancangan one group pre test post test. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita stunting, sebanyak 160 orang,
diperoleh sampel sebanyak 47 responden, cara pengambilan sampel yang
digunakan peneliti adalah teknik purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan
rata-rata pengetahuan ibu balita stunting pretest yaitu sebanyak 8.72 dan rata-rata
posttest yaitu sebanyak 12.19 dengan hasil P Value = 0.000 < 0,05, menunjukan
bahwa pengetahuan ibu balita stunting terdapat peningkatan. Hasil penelitian
didapatkan rata-rata sikap ibu balita stunting pretest yaitu rata-rata sebanyak 34.00
dan rata-rata posttest yaitu rata-rata sebanyak 38.62 dengan hasil P Value = 0.000
< 0,05, menunjukan bahwa sikap ibu balita stunting terdapat peningkatan.
Berdasarkan hasil diatas disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan
terhadap pengetahuan dan sikap ibu. Diharapkan penelitian ini mampu menambah
referensi baru bagi ibu balita dalam peningkatan pengetahuan dan sikap sehingga
stunting dapat di cegah. Disarankan bagi puskesmas untuk memberikan
pendidikan kesehatan berupa penyuluhan atau semacamnya sehingga bisa
meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita.
berhubungan. Kejadian balita pendek atau stunting merupakan salah satu masalah
gizi yang dialami oleh balita didunia saat ini. Data (World Health Organization,
2022) menunjukkan 5,7% balita di dunia mengalami gizi lebih, 6,7% mengalami
gizi kurang dan gizi buruk, serta 22,2% atau 149,2 juta menderita stunting
(malnutrisi kronik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
pendidikan kesehatan melalui cegah stunting (cesting) terhadap pengetahuan dan
sikap ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Silago Tahun 2024. Jenis penelitian ini
yaitu eksperimen research dan desain penelitian ini adalah pra eksperiment pre
test dan post test menggunakan rancangan one group pre test post test. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita stunting, sebanyak 160 orang,
diperoleh sampel sebanyak 47 responden, cara pengambilan sampel yang
digunakan peneliti adalah teknik purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan
rata-rata pengetahuan ibu balita stunting pretest yaitu sebanyak 8.72 dan rata-rata
posttest yaitu sebanyak 12.19 dengan hasil P Value = 0.000 < 0,05, menunjukan
bahwa pengetahuan ibu balita stunting terdapat peningkatan. Hasil penelitian
didapatkan rata-rata sikap ibu balita stunting pretest yaitu rata-rata sebanyak 34.00
dan rata-rata posttest yaitu rata-rata sebanyak 38.62 dengan hasil P Value = 0.000
< 0,05, menunjukan bahwa sikap ibu balita stunting terdapat peningkatan.
Berdasarkan hasil diatas disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan
terhadap pengetahuan dan sikap ibu. Diharapkan penelitian ini mampu menambah
referensi baru bagi ibu balita dalam peningkatan pengetahuan dan sikap sehingga
stunting dapat di cegah. Disarankan bagi puskesmas untuk memberikan
pendidikan kesehatan berupa penyuluhan atau semacamnya sehingga bisa
meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita.