Faktor Penyebab Kejadian Ikterus Neonatorum Di UPTD RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2021-2023.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmadana, Wulandari
Advisor:
noflidaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Faktor Penyebab Kejadian Ikterus Neonatorum
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan survey awal yang dilakukan di UPTD RSUD Sungai Dareh
Kabupaten Dharmasraya pada Agustus 2024. Didapatkan jumlah pasien ikterik pada
tahun 2021 sebanyak 223 ( 29,81%) orang kasus, pada tahun 2022 sebanyak 160
(20,7%) orang kasus, pada tahun 2023 sebanyak 110 (12,97%) orang kasus,
sedangkan pada tahun 2024 dari bulan Januari sampai bulan Juli sebanyak 34 orang
yang mengalami Ikterus Neonatorum. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui Faktor Penyebab Kejadian Ikterus Neonatorum Di UPTD RSUD Sungai
Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2021-2023. Penelitian dilakukan dengan
metode Deskriptif Analitik dengan rancangan cross sectional bulan Juni sampai
Oktober 2024 di UPTD RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya, populasi
dalam penelitian ini 493 orang, dan sampel penelitian sebanyak 493 orang, dengan
teknik pengambilan sampel total sampling dan data di olah secara univariate dan
bivariate. Hasil univariat didapatkan 58,4%) responden memiliki riwayat penyakit
sebelumnya, (57,4%) responden memiliki riwayat keluarga, 58%) responden
memiliki usia kehamlan < 36 minggu, 57%) responden memiliki berat badan saat
lahir BBLR, 58,2%) responden memiliki pemberian ASI dengan tidak IMD, 58%)
responden memiliki hasil pemeriksaan fisik tidak normal, 57,4%) responden tidak
melakukan kunjungan kepelayanan kesehatan, 58,8%) responden terjadinya icterus
neonatorum. Hasil bivariate didapatkan p value 0,000 artinya ada hubungan riwayat
penyakit sebelumnya, riwayat keluarga, usia kehamilan, pemberian Asi, hasil
pemeriksaan fisik, kunjungan pelayanan kesehatan, dengan kejadian Ikterus
Neonatorum Di UPTD RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2021-
2023. Kesimpulan dari penelitian ini adanya hubungan riwayat penyakit
sebelumnya, riwayat keluarga, usia kehamilan, pemberian Asi, hasil pemeriksaan
fisik, kunjungan pelayanan kesehatan, dengan kejadian Ikterus Neonatorum Di
UPTD RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2021-2023.
Disarankan pada puskesmas agar dapat memberikan pendidikan kesehatan pada
semua ibu nifas tentang icterus neonatorium agar tidak terjadinya dimasa akan
datang.
Kabupaten Dharmasraya pada Agustus 2024. Didapatkan jumlah pasien ikterik pada
tahun 2021 sebanyak 223 ( 29,81%) orang kasus, pada tahun 2022 sebanyak 160
(20,7%) orang kasus, pada tahun 2023 sebanyak 110 (12,97%) orang kasus,
sedangkan pada tahun 2024 dari bulan Januari sampai bulan Juli sebanyak 34 orang
yang mengalami Ikterus Neonatorum. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui Faktor Penyebab Kejadian Ikterus Neonatorum Di UPTD RSUD Sungai
Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2021-2023. Penelitian dilakukan dengan
metode Deskriptif Analitik dengan rancangan cross sectional bulan Juni sampai
Oktober 2024 di UPTD RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya, populasi
dalam penelitian ini 493 orang, dan sampel penelitian sebanyak 493 orang, dengan
teknik pengambilan sampel total sampling dan data di olah secara univariate dan
bivariate. Hasil univariat didapatkan 58,4%) responden memiliki riwayat penyakit
sebelumnya, (57,4%) responden memiliki riwayat keluarga, 58%) responden
memiliki usia kehamlan < 36 minggu, 57%) responden memiliki berat badan saat
lahir BBLR, 58,2%) responden memiliki pemberian ASI dengan tidak IMD, 58%)
responden memiliki hasil pemeriksaan fisik tidak normal, 57,4%) responden tidak
melakukan kunjungan kepelayanan kesehatan, 58,8%) responden terjadinya icterus
neonatorum. Hasil bivariate didapatkan p value 0,000 artinya ada hubungan riwayat
penyakit sebelumnya, riwayat keluarga, usia kehamilan, pemberian Asi, hasil
pemeriksaan fisik, kunjungan pelayanan kesehatan, dengan kejadian Ikterus
Neonatorum Di UPTD RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2021-
2023. Kesimpulan dari penelitian ini adanya hubungan riwayat penyakit
sebelumnya, riwayat keluarga, usia kehamilan, pemberian Asi, hasil pemeriksaan
fisik, kunjungan pelayanan kesehatan, dengan kejadian Ikterus Neonatorum Di
UPTD RSUD Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya Tahun 2021-2023.
Disarankan pada puskesmas agar dapat memberikan pendidikan kesehatan pada
semua ibu nifas tentang icterus neonatorium agar tidak terjadinya dimasa akan
datang.