Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Penyembuhan Luka Bekas Sectio Caesaria (Sc) Di Uptd Rsud Sungai Dareh Tahun 2024.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sari, Wirna Puspita
Advisor:
Delvina, Visti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
penyembuhan luka SC
DOI:
-
Abstract :
UPTD RSUD Sungai Dareh tahun 2023, ibu yang bersalin secara SC sebanyak
546 orang dengan luka basah sebanyak 48 orang dan kejadian SC tahun 2024 pada
bulan (Januari - Juli) sebanyak 283 orang dengan infeksi luka basah sebanyak 28 orang.
Tujuan penelitian untuk mengetahui mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Penyembuhan Luka Bekas Sectio Caesaria (SC) Di UPTD RSUD Sungai Dareh Tahun
2024. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain crossectionaol study. Penelitian
dilakukan bulan November Desember 2024 di RSUD Sungai Dareh. Populasi seluruh
ibu post SC sebanyak 46 orang dengan total sampling. Analisa data menggunakan
program komputerisasi dan di analisis dengan analisa univariat dan bivariat dengan
menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh
responden yaitu sebanyak 41 (89,1%) responden memiliki penyembuhan luka yang
baik, 41 (89,1%) responden tidak memiliki riwayat penyakit, 33 (71,7%) responden
memiliki personal hygiene yang baik, 41 (89,1%) responden memiliki mobilisasi kurang
baik, 40 (87%) responden memiliki status gizi normal. Ada hubungan riwayat penyakit
dengan penyembuhan luka SC nilai p = 0,006 dan Nilai OR diperoleh sebesar 29,250,
personal hygiene dengan penyembuhan luka SC nilai p = 0,018 dan Nilai OR diperoleh
sebesar 14,222, status gizi dengan penyembuhan luka SC nilai p = 0,000. Tidak ada
hubungan mobilisasi dengan penyembuhan luka SC nilai p = 0,453. Disimpulkan ada
hubungan riwayat penyakit, personal hygiene, dan status gizi dengan penyembuhan luka
SC. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi kepada ibu terkait
dengan penyembuhan luka SC, sehingga luka SC ibu dapat sembuh sebagaimana
mestinya.
546 orang dengan luka basah sebanyak 48 orang dan kejadian SC tahun 2024 pada
bulan (Januari - Juli) sebanyak 283 orang dengan infeksi luka basah sebanyak 28 orang.
Tujuan penelitian untuk mengetahui mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Penyembuhan Luka Bekas Sectio Caesaria (SC) Di UPTD RSUD Sungai Dareh Tahun
2024. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain crossectionaol study. Penelitian
dilakukan bulan November Desember 2024 di RSUD Sungai Dareh. Populasi seluruh
ibu post SC sebanyak 46 orang dengan total sampling. Analisa data menggunakan
program komputerisasi dan di analisis dengan analisa univariat dan bivariat dengan
menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh
responden yaitu sebanyak 41 (89,1%) responden memiliki penyembuhan luka yang
baik, 41 (89,1%) responden tidak memiliki riwayat penyakit, 33 (71,7%) responden
memiliki personal hygiene yang baik, 41 (89,1%) responden memiliki mobilisasi kurang
baik, 40 (87%) responden memiliki status gizi normal. Ada hubungan riwayat penyakit
dengan penyembuhan luka SC nilai p = 0,006 dan Nilai OR diperoleh sebesar 29,250,
personal hygiene dengan penyembuhan luka SC nilai p = 0,018 dan Nilai OR diperoleh
sebesar 14,222, status gizi dengan penyembuhan luka SC nilai p = 0,000. Tidak ada
hubungan mobilisasi dengan penyembuhan luka SC nilai p = 0,453. Disimpulkan ada
hubungan riwayat penyakit, personal hygiene, dan status gizi dengan penyembuhan luka
SC. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi kepada ibu terkait
dengan penyembuhan luka SC, sehingga luka SC ibu dapat sembuh sebagaimana
mestinya.