Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Solok Tahun 2024

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Trinovita, Reza
Advisor:
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
BBLR, usia, paritas, anemia, KEK, preeklamsia, gemeli
DOI:
-
Abstract :
Prevalensi kejadian BBLR di Kabupaten Solok pada Bulan Januari s/d Juni
tahun 2024 sebesar 6,42%, dengan resiko kematian 2-10 kali lipat. Tujuan
penelitian untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian BBLR
di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Solok Tahun 2024. Penelitian desain
case control bersifat retrospective, variabel independen adalah usia, paritas,
riwayat anemia, riwayat KEK, gemeli dan preeklampsia, variabel dependen
kejadian BBLR. Penelitian telah dilakukan pada Oktober 2024 s/d Januari 2025.
Populasi adalah seluruh bayi yang lahir BBLR di wilayah kerja Puskesmas Alahan
Panjang, Sungai Nanam dan Singkarak dari bulan Januari s/d Juni 2024.
Perbandingan sampel kasus dan sampel kontrol adalah 1:2. jadi untuk sampel
kasus sebanyak 67 orang dan sampel kontrol sebanyak 134 orang. Teknik
pengambilan sampel secara total sampling. Data diolah secara komputerisasi,
dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistic chi-square. Hasil
penelitian jumlah kejadian BBLR 28 orang Puskesmas Alahan Panjang, 20 orang
Puskesmas Sungai Nanam, 19 orang Puskesmas Singkarak. Hasil uji statistik
Chi-Square yaitu ada hubungan signifikan dengan kejadian BBLR, p value < 0,05
Puskesmas Alahan Panjang yaitu usia (0,023) OR=0,234, paritas (0,004)
OR=4,500, KEK (0,000) OR=5,667, preeklamsia (0,000) OR=9,400. Puskesmas
Sungai Nanam yaitu usia (0,000) OR=9,333, paritas (0,000) OR=8,500, anemia
(0,000) OR=11,000, KEK (0,000) OR=11,000, preeklamsia (0,000) OR=10,524.
Puskesmas Singkarak yaitu usia (0,020) OR=3,850, anemia (0,008) OR=4,921,
KEK (0,000) OR=6,089, preeklamsia (0,011) OR=4,800. Kesimpulan dari
penelitian ada hubungan signifikan dengan kejadian BBLR dengan usia, paritas,
anemia, KEK dan preeklamsia. Tidak ada hubungan kejadian BBLR dengan
gemelli. Diharapkan puskesmas dapat memberikan edukasi untuk meminimalisir
kejadian BBLR.
Download From Google Drive