Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita di Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Utami, Retni Ayumaningseh
Advisor:
Marfiah, Ainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pemberian ASI Eksklusif, Pengetahuan, Riwayat Penyakit Infeksi, Status Gizi
DOI:
-
Abstract :
Kekurangam gizi pada balita saat ini telah menjadi permasalahan global
khususnya di negara-negara miskin dan berkembang. Faktor yang dapat
mempengaruhi gizi buruk atau kurang gizi pada balita yaitu tidak cukup pangan,
pola asuh yang tidak memadai, sanitasi, dan air bersih /pelayanan kesehatan dasar
yang tidak memadai. Selain itu status gizi juga dipengaruhi oleh pemberian ASI
eksklusif, penyakit infeksi, tingkat pengetahuan. Tujuan Penelitian untuk faktor
yang berhubungan dengan status gizi pada balita di Puskesmas Rejosari Tahun
2024. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian
analitik observasional melalui pendekatan cross sectional. Penelitian diaksanakan
di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari dimulai bulan November 2024 s/d Januari
2025. Populasi penelitian adalah seluruh balita yang ada diwilayah Puskesmas
Rejosari. Sampel dalam penelitian sebanyak 78 orang dengan teknik sampling
pusposive sampling. Data dianalisa menggunakamn analisa univariat dan bivariat
dan diuji dengan menggunakan Uji statistik menggunaka Chi-square. Hasil
penelitian diperoleh status gizi kurang 28,2%, balita dengan tidak ada riwayat
pemberian ASI eksklusif 57,7%, balita dengan riwayat penyakit infeksi 67,9%.
Sedangkan hasil analisa bivariat diperoleh hasil hubungan riwayat pemberian ASI
Eksklusif p-value (1,000 > 0,05), riwayat penyakit infeksi p-value (0,001 < 0,05)
dan pengetahuan ibu p-value (0,0029 < 0,05). Kesimpulan penelitian adalah
terdapat hubungan riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu terhadap status
gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Disarankan kepada ibu balita
untuk lebih memperhatikan menjaga kesehatan balita selama masa pertumbuhan
serta mencari informasi yang lebih banyak terkait pemenuhan gizi pada masa
balita.
khususnya di negara-negara miskin dan berkembang. Faktor yang dapat
mempengaruhi gizi buruk atau kurang gizi pada balita yaitu tidak cukup pangan,
pola asuh yang tidak memadai, sanitasi, dan air bersih /pelayanan kesehatan dasar
yang tidak memadai. Selain itu status gizi juga dipengaruhi oleh pemberian ASI
eksklusif, penyakit infeksi, tingkat pengetahuan. Tujuan Penelitian untuk faktor
yang berhubungan dengan status gizi pada balita di Puskesmas Rejosari Tahun
2024. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian
analitik observasional melalui pendekatan cross sectional. Penelitian diaksanakan
di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari dimulai bulan November 2024 s/d Januari
2025. Populasi penelitian adalah seluruh balita yang ada diwilayah Puskesmas
Rejosari. Sampel dalam penelitian sebanyak 78 orang dengan teknik sampling
pusposive sampling. Data dianalisa menggunakamn analisa univariat dan bivariat
dan diuji dengan menggunakan Uji statistik menggunaka Chi-square. Hasil
penelitian diperoleh status gizi kurang 28,2%, balita dengan tidak ada riwayat
pemberian ASI eksklusif 57,7%, balita dengan riwayat penyakit infeksi 67,9%.
Sedangkan hasil analisa bivariat diperoleh hasil hubungan riwayat pemberian ASI
Eksklusif p-value (1,000 > 0,05), riwayat penyakit infeksi p-value (0,001 < 0,05)
dan pengetahuan ibu p-value (0,0029 < 0,05). Kesimpulan penelitian adalah
terdapat hubungan riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu terhadap status
gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Disarankan kepada ibu balita
untuk lebih memperhatikan menjaga kesehatan balita selama masa pertumbuhan
serta mencari informasi yang lebih banyak terkait pemenuhan gizi pada masa
balita.