Perbedaan Posisi Miring Kiri dan Setengah Duduk Terhadap Kemajuan Persalinan Kala 1 Fase Aktif Pada Ibu Bersalin Primigravida di Ruang Bersalin RSU Mayjen H.A Thalib Kota Sungai Penuh Tahun 2024.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Fitria, Weni Lisa
Advisor:
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
kala I fase aktif, posisi miring kiri, setengah duduk
DOI:
-
Abstract :
Persalinan lama dapat berakibat pada resiko dehidrasi, kelelahan, perdarahan,
infeksi dan komplikasi lainnya bagi ibu. Salah satu Intervensi medis untuk
mempercepat kemajuan persalinan yaitu dengan terapi non invasif yakni
pemberian posisi miring kiri yang lebih aman dan membantu mempercepat
pembukaan serviks dan penurunan kepala bayi serta efek samping sedikit
dibandingkan dengan terapi invasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat
perbedaan rata - rata waktu persalinan posisi miring kiri dan setengah duduk
terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif. Metode penelitian ini adalah
Eksperiment dengan rancangan True Eksperiment (postest only control group
design). Besar sampel penelitian ini adalah 10 orang ibu bersalin primigravida
kala I fase aktif dengan pembukaan 5 cm, yang mana dibagi dua kelompok yaitu
kelompok yang diberikan perlakuan (posisi miring kiri) dan kelompok kontrol
(posisi setengah duduk). instrumen yang digunakan adalah lembar Partograf. Hasil
penelitian menunjukkan dari 5 Responden posisi miring kiri 100 % dengan lama
persalinan < 360 menit yaitu 100 menit ( 1 jam 40 menit ) dan 100 % dengan
posisi setengah duduk lama persalinan 184 menit ( 3 jam 4 menit ). Hasil uji t-
Test Indenpendent diperoleh p = 0.000 ( p < 0.05 ) yang berarti terdapat
perbedaan yang signifikan pada percepatan persalinan kala I fase aktif.
Kesimpulannya bahwa posisi miring kiri lebih mengalami percepatan persalinan
kala I fase aktif dan yang membedakannya dengan posisi setengah duduk yaitu
pada penurunan kepala bayi lebih cepat turun pada responden dengan posisi
miring kiri. Diharapkan kepada para bidan dapat menyarankan dan menerapkan
posisi miring kiri dalam mempercepat kemajuan persalinan.
infeksi dan komplikasi lainnya bagi ibu. Salah satu Intervensi medis untuk
mempercepat kemajuan persalinan yaitu dengan terapi non invasif yakni
pemberian posisi miring kiri yang lebih aman dan membantu mempercepat
pembukaan serviks dan penurunan kepala bayi serta efek samping sedikit
dibandingkan dengan terapi invasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat
perbedaan rata - rata waktu persalinan posisi miring kiri dan setengah duduk
terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif. Metode penelitian ini adalah
Eksperiment dengan rancangan True Eksperiment (postest only control group
design). Besar sampel penelitian ini adalah 10 orang ibu bersalin primigravida
kala I fase aktif dengan pembukaan 5 cm, yang mana dibagi dua kelompok yaitu
kelompok yang diberikan perlakuan (posisi miring kiri) dan kelompok kontrol
(posisi setengah duduk). instrumen yang digunakan adalah lembar Partograf. Hasil
penelitian menunjukkan dari 5 Responden posisi miring kiri 100 % dengan lama
persalinan < 360 menit yaitu 100 menit ( 1 jam 40 menit ) dan 100 % dengan
posisi setengah duduk lama persalinan 184 menit ( 3 jam 4 menit ). Hasil uji t-
Test Indenpendent diperoleh p = 0.000 ( p < 0.05 ) yang berarti terdapat
perbedaan yang signifikan pada percepatan persalinan kala I fase aktif.
Kesimpulannya bahwa posisi miring kiri lebih mengalami percepatan persalinan
kala I fase aktif dan yang membedakannya dengan posisi setengah duduk yaitu
pada penurunan kepala bayi lebih cepat turun pada responden dengan posisi
miring kiri. Diharapkan kepada para bidan dapat menyarankan dan menerapkan
posisi miring kiri dalam mempercepat kemajuan persalinan.