Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting di Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Rahmi Nadya
Advisor:
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Faktor, pola nutrisi, pola asuh, sosial ekonomi, sanitasi, stunting,
DOI:
-
Abstract :
Prevalensi balita stunting di Kecamatan IV Koto termasuk peringkat ke 2
dari 23 kecamatan di Kabupaten Agam.Tujuan penelitian Analisis Faktor
Penyebab kejadian stunting di Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam Tahun
2024.Jenis Penelitian kuantitatif bersifat analitik yaitu penelitian yang bertujuan
untuk menganalisa dinamika hubungan variabel dependen dengan independen
yang mengunakan pendekatan cross sectional. teknik pengambilan sampel secara
random sampling. Jumlah sample 150 orang. Penelitian dilakukan bulan
November sampai dengan Desember 2024. Instrumen penelitian dengan kuisioner
dan wawancara. Metode pengambilan data dilakukan dengan membagikan
kuisioner penelitian kepada responden dan wawancara secara langsung. Untuk
mengolah perhitungan dengan chi square menggunakan SPSS. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat hubungan antara pola nutrisi OR 13.029, pola asuh OR
9.447 dan sanitasi OR 6.865 dengan p value 0.000 < 0.05, tidak ada hubungan
antara sosial ekonomi dengan kejadian stunting dengan p value 0.19. Faktor yang
paling berpengaruh terhadap kejadian stunting yaitu pola nutrisi dengan OR
tertinggi 13.029 di kecamatan IV Koto Kabupaten Agam tahun 2024 Kesimpulan
faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di kecamatan IV Koto Kabupaten
Agam adalah pola nutrisi, pola asuh dan sanitasi. Saran perlu kerjasama Nagari
dengan Puskesmas serta instansi terkait untuk meningkatkan pengetahuan ibu
balita dalam menurunkan stunting.
dari 23 kecamatan di Kabupaten Agam.Tujuan penelitian Analisis Faktor
Penyebab kejadian stunting di Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam Tahun
2024.Jenis Penelitian kuantitatif bersifat analitik yaitu penelitian yang bertujuan
untuk menganalisa dinamika hubungan variabel dependen dengan independen
yang mengunakan pendekatan cross sectional. teknik pengambilan sampel secara
random sampling. Jumlah sample 150 orang. Penelitian dilakukan bulan
November sampai dengan Desember 2024. Instrumen penelitian dengan kuisioner
dan wawancara. Metode pengambilan data dilakukan dengan membagikan
kuisioner penelitian kepada responden dan wawancara secara langsung. Untuk
mengolah perhitungan dengan chi square menggunakan SPSS. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat hubungan antara pola nutrisi OR 13.029, pola asuh OR
9.447 dan sanitasi OR 6.865 dengan p value 0.000 < 0.05, tidak ada hubungan
antara sosial ekonomi dengan kejadian stunting dengan p value 0.19. Faktor yang
paling berpengaruh terhadap kejadian stunting yaitu pola nutrisi dengan OR
tertinggi 13.029 di kecamatan IV Koto Kabupaten Agam tahun 2024 Kesimpulan
faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di kecamatan IV Koto Kabupaten
Agam adalah pola nutrisi, pola asuh dan sanitasi. Saran perlu kerjasama Nagari
dengan Puskesmas serta instansi terkait untuk meningkatkan pengetahuan ibu
balita dalam menurunkan stunting.