Analisis Determinan Kejadian Stunting dan Evaluasi Program BBKBN dalam Pencegahan Stunting di Kecamatan Air Manjuto Kabupaten Mukomuko Tahun 2025.

Categorie(s):
   Tesis
Author(s):
   Widiawati, Yet
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ASI Eksklusif, Berat lahir, BKKBN, Pengetahuan ibu, Stunting
DOI:
-
Abstract :
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di tingkat global maupun
nasional, khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Di Indonesia, prevalensi stunting tahun
2024 tercatat sebesar 19,8%, masih jauh dari target RPJMN 20202024 sebesar 14%. Provinsi
Bengkulu termasuk wilayah dengan prevalensi cukup tinggi, salah satunya di Kabupaten Mukomuko.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian ttunting dan evaluasi program BKKBN
dalam Pencegahan Stunting di Kecamatan Air Manjuto Kabupaten Mukomuko Tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan desain studi mix-methode dengan pendekatan kuantitatif dan
kualitatif. Pada bagian kuantitatif, digunakan desain studi cross sectional yang dilakukan pada bulan
Mei-Agustus 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 120 balita (total sampling). Data dikumpulkan
menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Analisis data secara univariat, biavriat menggunakan
uji chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik. Analisis kualitatif dilakukan melalui
triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting sebesar 21,7%. Faktor yang berhubungan
dengan stunting yaitu pengetahuan ibu (p=0,046), pemberian ASI eksklusif (p=0,017), berat lahir anak
(p=0,009), dan pendapatan keluarga (p
Download From Google Drive