Analisis Determinan Kepatuhan Ibu Hamil terhadap Pemeriksaan Kehamilan (ANC) di Kecamatan Dumai Kota Kota Dumai Tahun 2025.

Categorie(s):
   Tesis
Author(s):
   Anom, Risti Nori
Advisor:
Sulung, Neila
Nurdin
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Antenatal Care, kepatuhan, ibu hamil, faktor determinan, tenaga kesehatan
DOI:
-
Abstract :
Angka Kematian Ibu di Indonesia masih tinggi, menurut data Kemenkes RI, pada
tahun 2023 mencapai 4.129 kasus, angka ini meningkat dari 4.005 kasus di tahun
2022. Pemeriksaan Antenatal care (ANC) merupakan langkah kunci untuk
mencegah komplikasi kehamilan, namun kepatuhan ibu hamil terhadap
pemeriksaan ANC masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
faktor-faktor determinan kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan kehamilan
(ANC) di Kecamatan Dumai Kota tahun 2025. Desain penelitian adalah
kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian
berjumlah 153 responden menggunakan metode Total Sampling. Hasil analisis
univariat menunjukkan 61,4% responden patuh melakukan pemeriksaan ANC
lengkap. Analisis bivariat memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara
usia (p=0,043;OR=0,974), pendidikan (p=0,004;OR=3,163), pengetahuan
(p=0,047;OR=1,009), dinamika sosial (p=0,041;OR=1,418), budaya
(p=0,001;OR=5,451), dukungan keluarga (p=0,003;OR=4,645), dan peran tenaga
kesehatan (p=0,001;OR=8,906) dengan kepatuhan ANC, sedangkan sikap ibu
tidak berhubungan (p=1,000;OR=1,026). Analisis multivariat menunjukkan
bahwa faktor yang paling dominan adalah peran tenaga kesehatan (p=0,000;
OR=6,671), yang berarti ibu dengan dukungan tenaga kesehatan yang maksimal
berpeluang 6,7 kali lebih patuh dibandingkan yang kurang maksimal mendapat
dukungan. Kesimpulan penelitian ini adalah kepatuhan ANC masih dipengaruhi
oleh faktor internal (usia, pendidikan, pengetahuan) maupun eksternal (dinamika
sosial, budaya, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan), dengan faktor
dominan peran tenaga kesehatan. Saran: Klinik dan puskesmas diharapkan
memperkuat program edukasi, pendampingan, serta pendekatan berbasis budaya
melalui tenaga kesehatan. Dan bagi ibu yang melakukan ANC semoga dapat
meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya ANC.
Download From Google Drive