Strategi Pengelolaan Limbah Medis Padat Rumah Sakit Berdasarkan Permenkes No. 2 Tahun 2023 di RSUD Padang Pariaman Tahun 2025.
Categorie(s):
Tesis
Author(s):
Memory, Melia
Advisor:
Nurdin
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengelolaan limbah medis padat, strategi, rumah sakit
DOI:
-
Abstract :
Pengelolaan limbah medis padat di rumah sakit merupakan aspek penting untuk
menjaga kesehatan lingkungan dan keselamatan kerja. Apabila tidak dikelola
dengan baik akan menimbulkan berbagai kerugian manusia, lingkungan dan
dapat menimbulkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
strategi pengelolaan limbah medis padat berdasarkan Permenkes Nomor 2
Tahun 2023 di RSUD Padang Pariaman. Penelitian menggunakan desain
deskriptif pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi
lapangan, dan telaah dokumen. Informan terdiri dari semua petugas yang terlibat
dalam pengelolaan limbah medis padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
meskipun rumah sakit telah memiliki SOP dalam pengelolaan limbah medis
padat, sumber daya manusia yang mencukupi, TPS limbah medis padat, dan
bekerja sama dengan pihak ketiga, masih terdapat beberapa kendala berupa
keterbatasan anggaran dan sarana prasarana, rendahnya kepatuhan dalam
melaksanakan SOP, dan kurangnya monitoring dan evaluasi berkelanjutan.
Dapat disimpulkan bahwa pengelolaan limbah medis padat di RSUD Padang
Pariaman Tahun 2025 sudah mengacu kepada Permenkes No.2 Tahun 2023,
meskipun dalam pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala. RSUD
Padang Pariaman sudah memiliki arah strategis yang jelas dalam mengelola
limbah medis padat, akan tetapi keberhasilan implementasinya masih sangat
bergantung pada dukungan dana, kelengkapan sarana, serta kecukupan dan
kompetensi SDM.
menjaga kesehatan lingkungan dan keselamatan kerja. Apabila tidak dikelola
dengan baik akan menimbulkan berbagai kerugian manusia, lingkungan dan
dapat menimbulkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
strategi pengelolaan limbah medis padat berdasarkan Permenkes Nomor 2
Tahun 2023 di RSUD Padang Pariaman. Penelitian menggunakan desain
deskriptif pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi
lapangan, dan telaah dokumen. Informan terdiri dari semua petugas yang terlibat
dalam pengelolaan limbah medis padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
meskipun rumah sakit telah memiliki SOP dalam pengelolaan limbah medis
padat, sumber daya manusia yang mencukupi, TPS limbah medis padat, dan
bekerja sama dengan pihak ketiga, masih terdapat beberapa kendala berupa
keterbatasan anggaran dan sarana prasarana, rendahnya kepatuhan dalam
melaksanakan SOP, dan kurangnya monitoring dan evaluasi berkelanjutan.
Dapat disimpulkan bahwa pengelolaan limbah medis padat di RSUD Padang
Pariaman Tahun 2025 sudah mengacu kepada Permenkes No.2 Tahun 2023,
meskipun dalam pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala. RSUD
Padang Pariaman sudah memiliki arah strategis yang jelas dalam mengelola
limbah medis padat, akan tetapi keberhasilan implementasinya masih sangat
bergantung pada dukungan dana, kelengkapan sarana, serta kecukupan dan
kompetensi SDM.