Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Padusunan Kota Pariaman.

Categorie(s):
   Tesis
Author(s):
   Marliana
Advisor:
Efriza
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Dukungan Pasangan, Budaya, Persepsi, Imunisasi Dasar
DOI:
-
Abstract :
Pencapaian imunisasi dasar lengkap di Indonesia ditargetkan sebanyak 92%
sedangkan di wilayah kerja Puskesmas Padusunan yaitu 36,0%, sehingga dapat
menimbulkan akumulasi populasi rentan terhadap penyakit tertentu.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan imunisasi dasar
lengkap dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi dasar lengkap
pada balita. Jenis penelitian menggunakan mix method dilakukan di wilayah kerja
Puskesmas Kp. Baru Padusunan Kota Pariaman Pada Bulan Agustus - september
Tahun 2025, sampel sebanyak 145 orang dan informan sebanyak 10 orang.
Data kualitatif yang di gunakan adalah triangulasi sumber (data). Analisis data
untuk kuantitatif memakai uji univariat, uji bivariat dengan analisis chi square
dan uji multivariat memakai uji regresi logistik.
Hasil analisis univariat pengetahuan hasil p value = 0,000 < 0,05, dukungan
keluarga dengan p value = 0,000 < 0,05, budaya dengan p value =0,000 <
0,05, persepsi dengan p value = 0,0111< 0,05. berhubungan dengan pelaksanaan
Imunisasi Dasar Lengkap. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara peran
petugas (p value = 0,165 > 0,05 ), paritas (p value = 1,000 > 0,05) dengan
pelaksanaan imunisasi dasar lengkap. Hasil analisis multivariat ditemukan
variabel dukungan keluarga dengan nilai tertinggi (OR=4,1245). Analisis
kualitatif menunjukkan bahwa pelaksanaan imunisasi dipengaruhi oleh
ketersediaan sumber daya alam dan sarana prasarana .
Kesimpulan, pengetahuan, dukungan keluarga, budaya, dan persepsi merupakan
faktor yang signifikan mempengaruhi pelaksanaan Imunisasi Dasar Lengkap di
wilayah kerja Puskesmas Padusunan. Harapan agar puskesmas perlu
meningkatkan edukasi melibatkan keluarga, memperkuat pendekatan budaya,
serta mendorong peran aktif petugas kesehatan dalam penyuluhan dan kunjungan
rumah.
Download From Google Drive