Determinasi Resiko Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Palembayan Tahun 2025.

Categorie(s):
   Tesis
Author(s):
   Arsyad, M
Advisor:
Sulung, Neila
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
karakteristik ortu, intervensi spesifik, intervensi sensitif, stunting
DOI:
-
Abstract :
Data WHO tahun 2020 menunjukkan 22,2% anak mengalami stunting. Di
Kabupaten Agam, Puskesmas Palembayan menempati urutan kedua terbanyak
balita stunting pada tahun 2023, yaitu sebanyak 68 balita (11,70%). Penelitian ini
bertujuan mengetahui faktor determinan risiko kejadian stunting pada balita di
wilayah kerja Puskesmas Palembayan. Jenis penelitian adalah case finding dengan
rancangan case control, dilaksanakan pada 120 September 2025. Populasi kasus
adalah 82 balita stunting, sedangkan populasi kontrol 397 balita normal usia 12
59 bulan. Sampel kasus diambil secara total populasi (82 orang), sedangkan
kontrol dipilih dengan perbandingan 1:2 (164 orang) melalui proportional simple
random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan
observasi, kemudian dianalisis secara bivariat dan multivariat. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat 82 balita stunting dan 164 balita tidak stunting. Faktor
determinan risiko kejadian stunting meliputi karakteristik orang tua (pendidikan,
p=0,008; OR=2,150), intervensi spesifik seperti konsumsi tablet tambah darah
(p=0,000; OR=12,677), kunjungan K4 (p=0,000; OR=36,899), pemberian ASI
eksklusif (p=0,000; OR=57,534), imunisasi dasar (p=0,000; OR=10,336), serta
kunjungan posyandu (p=0,000; OR=6,181). Faktor intervensi sensitif juga
berpengaruh, seperti pengelolaan sampah (p=0,000; OR=5,226) dan kepemilikan
jamban (p=0,000; OR=4,612). Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor
dominan yang paling berhubungan dengan kejadian stunting adalah pemberian
ASI eksklusif (p=0,000; OR=17,193). Disimpulkan bahwa pemberian ASI
eksklusif menjadi faktor utama pencegah stunting. Disarankan kepada orang tua
untuk memberikan ASI eksklusif, rutin melakukan kunjungan K4, imunisasi
lengkap, dan menjaga sanitasi lingkungan rumah tangga.
Download From Google Drive