Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien pada Instalasi Rawat Jalan RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping Tahun 2025.
Categorie(s):
Tesis
Author(s):
Fitma, Efit Enida
Advisor:
Nurdin
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kepuasan pasien, kualitas pelayanan, tangible, reliability,
responsiveness, assurance, emphaty dan waktu tunggu
DOI:
-
Abstract :
Menurunnya tingkat kepuasan pasien dan menurunnya jumlah kunjungan
pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan (tangible,
reliability, responsiveness, assurance, emphaty dan waktu tunggu rawat jalan)
terhadap kepuasan pasien pada Instalasi Rawat Jalan RSUD Tuanku Imam
Bonjol. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods). Kuantitatif
menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien yang
berkunjung ke instalasi rawat jalan, teknik pengambilan sampel menggunakan
accidental sampling berjumlah 110 orang. Data dianalisis menggunakan uji Chi
Square dan Regresi Logistik. Informan kualitatif adalah internal rumah sakit dan
pasien yang diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 17 orang.
Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, telaah dokumen
dan observasi dianalisis dengan triangulasi. Penelitian dilakukan selama bulan
April-Juni 2025. Hasil penelitian diperoleh tangible p-value 0.000, reliability p-
value 0.000, responsiveness p-value 0.000, assurance p-value 0.000, emphaty p-
value 0.156, waktu tunggu rawat jalan p-value 0.029, variabel yang berpengaruh
secara bersama-sama adalah tangible, responsiveness, assurance dan waktu
tunggu rawat jalan dengan p-value 0.001, dan variabel yang paling berpengaruh
adalah responsiveness dengan p-value 0.001 dan odds ratio 37.144. Komponen
input kebijakan dan ketersediaan SDMK sudah mencukupi, biaya dan sarana
prasarana masih kurang. Komponen proses perencanaan, pengorganisasian dan
pelaksanaan sudah berjalan sesuai aturan, monitoring dan evaluasi berjalan
kurang efektif dan kepuasan yang dirasakan pasien masih kurang baik. Terdapat
hubungan signifikan antara variabel tangible, reliability, responsiveness,
assurance dan waktu tunggu rawat jalan dengan kepuasan pasien, variabel yang
berpengaruh secara bersama-sama adalah tangible, responsiveness, assurance,
waktu tunggu rawat jalan dan variabel yang paling berpengaruh adalah
responsiveness. Komponen yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien
adalah komponen input variabel sarana prasarana. Untuk meningkatkan kualitas
pelayanan dan kepuasan pasien perlu membuat kebijakan pasien datang 1 (satu)
jam sebelum estimasi dilayani, memperkuat komitmen bersama dokter
penanggung jawab pelayanan agar pelayanan di instalasi rawat jalan sesuai jadwal
yang ditentukan, penambahan kursi di ruang tunggu, kursi roda serta
meningkatkan monitoring dan evaluasi.
pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan (tangible,
reliability, responsiveness, assurance, emphaty dan waktu tunggu rawat jalan)
terhadap kepuasan pasien pada Instalasi Rawat Jalan RSUD Tuanku Imam
Bonjol. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods). Kuantitatif
menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien yang
berkunjung ke instalasi rawat jalan, teknik pengambilan sampel menggunakan
accidental sampling berjumlah 110 orang. Data dianalisis menggunakan uji Chi
Square dan Regresi Logistik. Informan kualitatif adalah internal rumah sakit dan
pasien yang diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 17 orang.
Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, telaah dokumen
dan observasi dianalisis dengan triangulasi. Penelitian dilakukan selama bulan
April-Juni 2025. Hasil penelitian diperoleh tangible p-value 0.000, reliability p-
value 0.000, responsiveness p-value 0.000, assurance p-value 0.000, emphaty p-
value 0.156, waktu tunggu rawat jalan p-value 0.029, variabel yang berpengaruh
secara bersama-sama adalah tangible, responsiveness, assurance dan waktu
tunggu rawat jalan dengan p-value 0.001, dan variabel yang paling berpengaruh
adalah responsiveness dengan p-value 0.001 dan odds ratio 37.144. Komponen
input kebijakan dan ketersediaan SDMK sudah mencukupi, biaya dan sarana
prasarana masih kurang. Komponen proses perencanaan, pengorganisasian dan
pelaksanaan sudah berjalan sesuai aturan, monitoring dan evaluasi berjalan
kurang efektif dan kepuasan yang dirasakan pasien masih kurang baik. Terdapat
hubungan signifikan antara variabel tangible, reliability, responsiveness,
assurance dan waktu tunggu rawat jalan dengan kepuasan pasien, variabel yang
berpengaruh secara bersama-sama adalah tangible, responsiveness, assurance,
waktu tunggu rawat jalan dan variabel yang paling berpengaruh adalah
responsiveness. Komponen yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien
adalah komponen input variabel sarana prasarana. Untuk meningkatkan kualitas
pelayanan dan kepuasan pasien perlu membuat kebijakan pasien datang 1 (satu)
jam sebelum estimasi dilayani, memperkuat komitmen bersama dokter
penanggung jawab pelayanan agar pelayanan di instalasi rawat jalan sesuai jadwal
yang ditentukan, penambahan kursi di ruang tunggu, kursi roda serta
meningkatkan monitoring dan evaluasi.