Analisis Survey Epidemiologi Perilaku Kesehatan Gigi Mulut Dengan Indeks DMF-T Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri Di Kabupaten Sijunjung Tahun 2025.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sari, Betri
Advisor:
Oktavianis
Zuraida
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Indeks DMF-T, Gigi, UKSG
DOI:
-
Abstract :
Pada usia 12 tahun semua gigi primer telah tanggal dan mayoritas gigi
permanen telah tumbuh mempunyai risiko mengalami karies gigi yang semakin
tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis survey epidemiologi perilaku
kesehatan gigi mulut dengan indeks DMF-T Siswa Sekolah Menengah Pertama
Kabupaten Sijunjung Tahun 2025.
Metode penelitian adalah mix method. Data kuantitatif menggunakan
desain cross sectional, sedangkan metode kualitatif menggunakan wawancara
mendalam. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa dari 4 SMP di Kabupaten
Sijunjung dengan teknik sampel accidental sampling sebanyak 100 orang dan
informan sebanyak 20 orang. Analisis data kuantitatif secara univariat dan bivariat
sedangkan data kualitatif berdasarkan triangulasi data. Penelitian dilakukan pada
bulan Mei- Juni 2025.
Hasil analisa univariat, 66% pengetahuan tinggi, 72% sikap positif, 87%
perilaku baik, 62% dukungan orang tua baik, 61% peran guru yang baik, 63%
peran tenaga kesehatan dan 85% indeks DMF-T yang baik. Hasil analisa bivariate
terdapat hubungan pengetahuan (p value 0,044 OR 3,600), sikap (p value 0,05 OR
5,211), perilaku (p value 0,004 OR 7,429), dukungan orang (p value 0,006 OR
5,907), peran guru (p value 0,036 OR 3,862), peran tenaga kesehatan (p value
0,022 OR 4,296) terhadap DMF-T siswa SMP di Kabupaten Sijunjung. Hasil
penelitian komponen input sudah mencukupi. Komponen proses sudah berjalan
dengan output berupa capaian kegiatan UKGS Puskesmas.
Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, perilaku,
dukungan orang tua, peran guru dan peran petugas kesehatan dengan kejadian
indeks DMF-T. Pelaksanaan program UKGS sudah berjalan. Saran bagi sekolah
dan Pihak Puskesmas berkolaborasi untuk menumbuhkan minat siswa sadar
pentingnya kesehatan gigi dan mulut.
permanen telah tumbuh mempunyai risiko mengalami karies gigi yang semakin
tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis survey epidemiologi perilaku
kesehatan gigi mulut dengan indeks DMF-T Siswa Sekolah Menengah Pertama
Kabupaten Sijunjung Tahun 2025.
Metode penelitian adalah mix method. Data kuantitatif menggunakan
desain cross sectional, sedangkan metode kualitatif menggunakan wawancara
mendalam. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa dari 4 SMP di Kabupaten
Sijunjung dengan teknik sampel accidental sampling sebanyak 100 orang dan
informan sebanyak 20 orang. Analisis data kuantitatif secara univariat dan bivariat
sedangkan data kualitatif berdasarkan triangulasi data. Penelitian dilakukan pada
bulan Mei- Juni 2025.
Hasil analisa univariat, 66% pengetahuan tinggi, 72% sikap positif, 87%
perilaku baik, 62% dukungan orang tua baik, 61% peran guru yang baik, 63%
peran tenaga kesehatan dan 85% indeks DMF-T yang baik. Hasil analisa bivariate
terdapat hubungan pengetahuan (p value 0,044 OR 3,600), sikap (p value 0,05 OR
5,211), perilaku (p value 0,004 OR 7,429), dukungan orang (p value 0,006 OR
5,907), peran guru (p value 0,036 OR 3,862), peran tenaga kesehatan (p value
0,022 OR 4,296) terhadap DMF-T siswa SMP di Kabupaten Sijunjung. Hasil
penelitian komponen input sudah mencukupi. Komponen proses sudah berjalan
dengan output berupa capaian kegiatan UKGS Puskesmas.
Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, perilaku,
dukungan orang tua, peran guru dan peran petugas kesehatan dengan kejadian
indeks DMF-T. Pelaksanaan program UKGS sudah berjalan. Saran bagi sekolah
dan Pihak Puskesmas berkolaborasi untuk menumbuhkan minat siswa sadar
pentingnya kesehatan gigi dan mulut.