Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Pencegahan Penyakit Rabies Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung Tahun 2024.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Jenova, Yusdila
Advisor:
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan,Sikap,Peranan,Tindakan,Pencegahan,Rabies
DOI:
-
Abstract :
Rabies adalah penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang
disebabkan oleh virus rabies dan ditularkan melalui gigitan Hewan Penular
Rabies (HPR) terutama anjing. Gigitan hewan penular rabies yang tidak
divaksinasi adalah penyebab dari sebagian besar kasus rabies yang dapat
menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang
berhubungan dengan tindakan pencegahan penyakit rabies di wilayah kerja
Puskesmas Tanjung Ampalu Kabuaten Sijunjung tahun 2024
Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan
kuantitatif serta desain cross sectional study. Sampel penelitian ini sebanyak 83
yaitu orang yang memelihara anjing. Teknik yang digunakan adalah probability
sampling dengan jenis pengambilan sampel yaitu simple random sampling.
Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat,
dengan menggunakan uji chi-square.
Dari hasil penelitian 57 orang (68,7 %) memiliki pengetahuan tinggi, 50
orang (60,2%) memeiliki sikap positif, 56 orang (67,5) mendukung peranan
petugas kesehatan dalam tindakan pencegahan penyakit rabies. Hasil uji chi
square didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan
pencegahan penyakit rabies dengan nilai (p=0.000), ada hubungan antara sikap
dengan tindakan pencegahan penyakit rabies dengan nilai (p=0.008) dan ada
hubungan antara peranan petugas dengan tindakan pencegahan penyakit rabies
dengan nilai (p=0.000).
Disimpulkan ada Hubungan pengetahuan,sikap dan peranan petugas
kesehatan dengan tindakan pencegahan penyakit rabies. Diharapkan kepada
pihak- pihak kesehatan untuk melakukan penyuluhan tentang rabies kepada
masyarakat sehingga masyarakat memahami akan pentingnya tindakan
pencegahan penyakit rabies.
disebabkan oleh virus rabies dan ditularkan melalui gigitan Hewan Penular
Rabies (HPR) terutama anjing. Gigitan hewan penular rabies yang tidak
divaksinasi adalah penyebab dari sebagian besar kasus rabies yang dapat
menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang
berhubungan dengan tindakan pencegahan penyakit rabies di wilayah kerja
Puskesmas Tanjung Ampalu Kabuaten Sijunjung tahun 2024
Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan
kuantitatif serta desain cross sectional study. Sampel penelitian ini sebanyak 83
yaitu orang yang memelihara anjing. Teknik yang digunakan adalah probability
sampling dengan jenis pengambilan sampel yaitu simple random sampling.
Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat,
dengan menggunakan uji chi-square.
Dari hasil penelitian 57 orang (68,7 %) memiliki pengetahuan tinggi, 50
orang (60,2%) memeiliki sikap positif, 56 orang (67,5) mendukung peranan
petugas kesehatan dalam tindakan pencegahan penyakit rabies. Hasil uji chi
square didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan
pencegahan penyakit rabies dengan nilai (p=0.000), ada hubungan antara sikap
dengan tindakan pencegahan penyakit rabies dengan nilai (p=0.008) dan ada
hubungan antara peranan petugas dengan tindakan pencegahan penyakit rabies
dengan nilai (p=0.000).
Disimpulkan ada Hubungan pengetahuan,sikap dan peranan petugas
kesehatan dengan tindakan pencegahan penyakit rabies. Diharapkan kepada
pihak- pihak kesehatan untuk melakukan penyuluhan tentang rabies kepada
masyarakat sehingga masyarakat memahami akan pentingnya tindakan
pencegahan penyakit rabies.