Hubungan Antara Parameter Fisik Dengan Kandungan Escherichia Coli Pada Kolam Renang Umum Di Kota Padang Tahun 2025.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Fitri, Widya Yunita
Advisor:
Winas, Loly Novita
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kolam renang umum, parameter fisik, Escherichia Coli, kualitas air
DOI:
-
Abstract :
Kolam renang umum berpotensi menjadi media penularan penyakit
apabila kualitas air tidak memenuhi standar kesehatan. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kontaminasi bakteri Escherichia Coli (E.
Coli) pada kolam renang umum di Kota Padang. Tujuan penelitian adalah menilai
parameter fisik air kolam (suhu, kekeruhan, bau, dan kepadatan perenang),
mendeteksi keberadaan E. Coli, serta menganalisis hubungan keduanya.
Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional
menggunakan teknik total sampling. Sampel penelitian adalah 10 kolam renang
umum di Kota Padang yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh melalui
observasi lapangan dan pemeriksaan laboratorium, kemudian dianalisis
menggunakan uji Korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan kepadatan perenang
sebagian besar memenuhi syarat, sedangkan kekeruhan (80%) dan bau (100%)
tidak memenuhi syarat. Sebanyak 70% kolam renang terdeteksi positif
mengandung E. Coli. Uji statistik menunjukkan hanya kekeruhan yang
berhubungan signifikan dengan keberadaan E. Coli (p < 0,05).
Kesimpulannya, kualitas fisik air kolam renang umum di Kota Padang
belum sepenuhnya sesuai standar, terutama pada aspek kekeruhan dan bau.
Disarankan agar pengelola memperkuat sistem filtrasi dan desinfeksi, melakukan
pemeriksaan laboratorium rutin, serta mengontrol jumlah perenang untuk
mencegah risiko kesehatan masyarakat.
apabila kualitas air tidak memenuhi standar kesehatan. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kontaminasi bakteri Escherichia Coli (E.
Coli) pada kolam renang umum di Kota Padang. Tujuan penelitian adalah menilai
parameter fisik air kolam (suhu, kekeruhan, bau, dan kepadatan perenang),
mendeteksi keberadaan E. Coli, serta menganalisis hubungan keduanya.
Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional
menggunakan teknik total sampling. Sampel penelitian adalah 10 kolam renang
umum di Kota Padang yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh melalui
observasi lapangan dan pemeriksaan laboratorium, kemudian dianalisis
menggunakan uji Korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan kepadatan perenang
sebagian besar memenuhi syarat, sedangkan kekeruhan (80%) dan bau (100%)
tidak memenuhi syarat. Sebanyak 70% kolam renang terdeteksi positif
mengandung E. Coli. Uji statistik menunjukkan hanya kekeruhan yang
berhubungan signifikan dengan keberadaan E. Coli (p < 0,05).
Kesimpulannya, kualitas fisik air kolam renang umum di Kota Padang
belum sepenuhnya sesuai standar, terutama pada aspek kekeruhan dan bau.
Disarankan agar pengelola memperkuat sistem filtrasi dan desinfeksi, melakukan
pemeriksaan laboratorium rutin, serta mengontrol jumlah perenang untuk
mencegah risiko kesehatan masyarakat.