Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyebab Terjadinya Dermatitis Kontak Pada Pedagang Ikan Di Pasar Bawah Kota Bukittinggi Tahun 2025.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Welza
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dermatitis Kontak, Paparan, Alat Pelindung Diri, Pengetahuan
DOI:
-
Abstract :
Penyakit kulit akibat kerja adalah kerusakan kulit dengan pajanan utama pekerjaan.
Insiden penyakit kulit akibat kerja yang merupakan Dermatitis Kontak sebesar 92,5%, sekitar
5,4% karena infeksi kulit dan 2,1% karena penyakit kulit lainnya. Data epidemiologi di
Indonesia memperlihatkan bahwa 97% dari 389 kasus adalah Dermatitis Kontak, dimana
diantaranya 66,3% adalah DKI (Dermatitis Kontak Iritan) dan 33,7% adalah DKA (Dermatitis
Kontak Alergi). Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Kuantitatif dengan
menggunakan Metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2025 dan Sampel yang digunakan sebanyak 40 orang
Pedagang Ikan yang bekerja di Pasar Bawah Kota Bukittinggi. Analisis yang digunakan adalah
analisis Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95% dan =
0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 40 responden terdapat 25 responden dengan persentase
(62,5%) memiliki gejala dermatitis negatif, 26 responden dengan persentase (65,0%) memiliki
lama kontak
Insiden penyakit kulit akibat kerja yang merupakan Dermatitis Kontak sebesar 92,5%, sekitar
5,4% karena infeksi kulit dan 2,1% karena penyakit kulit lainnya. Data epidemiologi di
Indonesia memperlihatkan bahwa 97% dari 389 kasus adalah Dermatitis Kontak, dimana
diantaranya 66,3% adalah DKI (Dermatitis Kontak Iritan) dan 33,7% adalah DKA (Dermatitis
Kontak Alergi). Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Kuantitatif dengan
menggunakan Metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2025 dan Sampel yang digunakan sebanyak 40 orang
Pedagang Ikan yang bekerja di Pasar Bawah Kota Bukittinggi. Analisis yang digunakan adalah
analisis Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95% dan =
0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 40 responden terdapat 25 responden dengan persentase
(62,5%) memiliki gejala dermatitis negatif, 26 responden dengan persentase (65,0%) memiliki
lama kontak