Pemanfaatan Serbuk Biji Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Penurunan Kadar Amonia (NH3) Pada Limbah cair di Rumah Sakit Yos Sudarso Padang Tahun 2025.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Firdaus, Mustafa Ashabil
Advisor:
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Serbuk Biji Kelor, Amonia, Limbah Cair
DOI:
-
Abstract :
Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan menghasilkan limbah
cair yang mengandung berbagai parameter pencemar, salah satunya adalah
amonia (NH3). Menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.
P.68 Tahun 2016, kadar amonia maksimum yang diperbolehkan dalam limbah
cair domestik adalah 10 mg/L. Data dari Rumah Sakit Yos Sudarso Padang
menunjukkan kadar amonia pada IPAL Gedung La Ruffa mencapai 11,7-15,8
mg/L, melebihi baku mutu yang ditetapkan.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest-
posttest research design. Variasi konsentrasi serbuk biji kelor yang digunakan

yaitu 2.000 mg/L (kelompok 1), 2.500 mg/L (kelompok 2), dan 3.000 mg/L
(kelompok 3). Setiap perlakuan diulang enam kali berdasarkan rumus Federer.
Sampel limbah cair diambil dari inlet IPAL Rumah Sakit Yos Sudarso Padang dan
pemeriksaan kadar amonia dilakukan di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan
Provinsi Sumatera Barat.
Kadar amonia sebelum perlakuan menunjukkan hasil 25,40 mg/L
(kelompok 1), 27,60 mg/L (kelompok 2) dan 23,10 mg/L (kelompok 3). Setelah
diberi perlakuan, rata-rata kadar amonia turun menjadi 18,83 mg/L dengan
persentase penurunan 25,89 % (kelompok 1), 19,23 mg/L dengan persentase
penurunan 30,28 % (kelompok 2) dan 4,20 mg/L dengan persentase penurunan
81,81 % (kelompok 3). Uji ANOVA menunjukkan hasil 0,000 (< 0,05)
menandakan adanya perbedaan signifikan antarperlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan perlakuan paling optimal adalah penambahan
3.000 mg/L serbuk biji kelor yang mampu menurunkan kadar amonia dari 23,10
mg/L menjadi 4,20 mg/L dengan persentase penurunan sebesar 81,81 %.
Selanjutnya, berdasarkan hasil pengujian ANOVA dapat disimpulkan bahwa ada
perbedaan signifikan yang nyata antarperlakuan penambahan serbuk biji kelor
pada limbah cair.
Download From Google Drive