Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Siswa Jurusan Teknik Permesinan Di Bengkel Kerja Smkn 1 Padang Tahun 2024.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Riswi, Annisa Aprilia
Advisor:
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Tindakan K3, Pengetahuan, Sikap, Pengawasan
DOI:
-
Abstract :
Kegiatan pembelajaran di SMK lebih banyak berupa praktik di bengkel kerja
yang mempunyai potensi bahaya. Berdasarkan survei awal, 7 dari 10 siswa jurusan teknik
permesinan SMK Negeri 1 Padang pernah mengalami kecelakaan kerja seperti terjepit,
tergores, tertimpa dan luka robek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-
faktor yang berhubungan dengan tindakan keselamatan dan kesehatan kerja pada siswa
jurusan teknik permesinan SMK Negeri 1 Padang.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional pada siswa
SMK Negeri 1 Padang bulan Februari 2025. Sampel terdiri dari 61 responden.
Pengambilam sampel menggunakan teknik total sampling. Pengolahan data
menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square.
Hasil analisis univariat menunjukkan sebanyak 31,2% responden memiliki
tindakan yang kurang baik terhadap K3, 27,9% responden memiliki pengetahuan rendah
terhadap K3, 41% responden memiliki sikap negatif terhadap K3, 31,1% responden
menyatakan pengawasan terhadap K3 masih kurang baik, dan 32,8% responden
menyatakan tidak mematuhi penerapan SOP. Hasil analisis bivariat menunjukkan
variabel yang berhubungan dengan K3 siswa jurusan teknik permesinan adalah
pengetahuan (p=0,01), sikap (p=0,037), pengawasan (p=0,041).
Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan sikap dan pengawasan
berhubungan dengan tindakan K3 siswa jurusan teknik permesinan SMK Negeri 1
Padang. Disarankan kepada pihak sekolah untuk mengadakan sosialisasi K3 serta
diharapkan guru pembimbing dapat meningkatkan pengawasan, penerapan SOP dan
memberi sanksi terhadap siswa yang tidak mematuhi peraturan sehingga dapat
mengurangi kecelakaan kerja.
yang mempunyai potensi bahaya. Berdasarkan survei awal, 7 dari 10 siswa jurusan teknik
permesinan SMK Negeri 1 Padang pernah mengalami kecelakaan kerja seperti terjepit,
tergores, tertimpa dan luka robek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-
faktor yang berhubungan dengan tindakan keselamatan dan kesehatan kerja pada siswa
jurusan teknik permesinan SMK Negeri 1 Padang.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional pada siswa
SMK Negeri 1 Padang bulan Februari 2025. Sampel terdiri dari 61 responden.
Pengambilam sampel menggunakan teknik total sampling. Pengolahan data
menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square.
Hasil analisis univariat menunjukkan sebanyak 31,2% responden memiliki
tindakan yang kurang baik terhadap K3, 27,9% responden memiliki pengetahuan rendah
terhadap K3, 41% responden memiliki sikap negatif terhadap K3, 31,1% responden
menyatakan pengawasan terhadap K3 masih kurang baik, dan 32,8% responden
menyatakan tidak mematuhi penerapan SOP. Hasil analisis bivariat menunjukkan
variabel yang berhubungan dengan K3 siswa jurusan teknik permesinan adalah
pengetahuan (p=0,01), sikap (p=0,037), pengawasan (p=0,041).
Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan sikap dan pengawasan
berhubungan dengan tindakan K3 siswa jurusan teknik permesinan SMK Negeri 1
Padang. Disarankan kepada pihak sekolah untuk mengadakan sosialisasi K3 serta
diharapkan guru pembimbing dapat meningkatkan pengawasan, penerapan SOP dan
memberi sanksi terhadap siswa yang tidak mematuhi peraturan sehingga dapat
mengurangi kecelakaan kerja.