Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Aksesibilitas Layanan kesehatan Pasien Hipertensi dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi di UPTD Puskesmas Maninjau Tahun 2025.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Nila, Fitri
Advisor:
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Aksesibilitas, hipertensi, kepatuhan, penderita, pengetahuan
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi perlu ditindaklanjuti karena jika tidak terkontrol, dapat
menyebabkan berbagai komplikasi serius yang membahayakan nyawa, seperti
stroke, serangan jantung, gagal ginjal, dan masalah penglihatan. Komplikasi ini
dapat terjadi karena hipertensi merusak pembuluh darah dan organ-organ vital
secara bertahap. Salah satu upaya pencegahan terhadap komplikasi akibat
hipertensi yaitu dengan minum obat antihipertensi, namun masih banyak penderita
hipertensi yang tidak patuh dalam meminum obat antihipertensi. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan penderita hipertensi dan
aksesibilitas layanan Kesehatan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi.
Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian kuatitatif dengan desain cross
sectional. Penelitian ini dilaksanakan antara bulan April hingga Agustus 2025
yang melibatkan 100 prang penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Maninjau
dengan metode pengambilan sampel accidental sampling dan dianalisis
menggunakan uji chi square. Hasil analias univariat menunjukkan 81% tidak
patuh minum obat, 75% pengetahuan rendah dan 59% dengan aksesibilitas
layanan Kesehatan yang sulit. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat
hubungan antara pengetahuan (p value 0,006 dan OR 4,889) dan aksesibilitas
layanan (p value 0,003 dan OR 5,600) dengan kepatuhan minum obat
antihipertensi. Dapat diambil kesimpulan pengetahuan dan aksesiblitas layanan
Kesehatan menjadi factor yang memepengaruhi kepatuhan penderita hipertensi di
UPTD Puskesmas Maninjau dalam minum obat antihipertensi. Disarankan kepada
petugas puskesmas Maninjau untuk meningkatkan pengetahuan penderita
hipertensi melalui edukasi yang rutin tentang penyakit hipertensi dan cara
penanganan serta pengobatan, sedangkan terkait aksesibilitas layanan puskesmas
dapat ditingkat untuk mempermudah pasien agara pelayanan menjadi optimal.
Download From Google Drive