Pengaruh Keragaman PMT Berbahan Pangan Lokal Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Malalak Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Fitria
Advisor:
Medhyna, Vedjia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
PMT berbahan pangah lokal, berat badan sebelum dan sesudah
DOI:
-
Abstract :
Program pemberianmakanantambahan (PMT) sudahdilaksanakan di Puskesmas
Malalak sejak tahun 2012 berupa biskuit. Capaian balita gizi kurang yang mendapat
PMT tahun 2023 sudah mencapai target yaitu 85%. Namun pemberian makanan
tambahan (PMT) lokal ini baru pertama kali dilakukan di Puskesmas Malalak. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui PengaruhKeragaman PMT Berbahan Pangan Lokal
Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Malalak Tahun
2024 . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian
pada penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design, dengan one grup pre-test post-
test without control group telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Malalak
pada bulan September - Oktober Tahun 2024. Populasi pada penelitian ini adalah
anak balita usia (12-59 bulan) sebanyak 40 orang secara total sampling. Penelitian
dilakukan dengan cara mengukur berat badan balita sebelum dan sesudah diberikan
makanan tambahan berbahan pangan lokal kepada balita sebanyak 40. Hasil
penelitian didapatkan Berat badan balita sebelum diberikan PMT berbahan pangan
lokal dengan nilai mean 10,03 maximum 14,6 dan minimum 4,8 di Wilayah Kerja
Puskesmas Malalak Tahun 2024, berat badan balita sesudah diberikan PMT berbahan
pangan lokal dengan nilai mean 10,57 maximum 15,2 dan minimum 6,5 di Wilayah
Kerja Puskesmas Malalak Tahun 2024, terdapat pengaruh pemberian PMT berbahan
pangan lokal terhadap kenaikan berat badan balita di Wilayah Kerja Puskesmas
Malalak Tahun 2024. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan
masyarakat tentang pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai dalam peningkatan berat
badan balita
Malalak sejak tahun 2012 berupa biskuit. Capaian balita gizi kurang yang mendapat
PMT tahun 2023 sudah mencapai target yaitu 85%. Namun pemberian makanan
tambahan (PMT) lokal ini baru pertama kali dilakukan di Puskesmas Malalak. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui PengaruhKeragaman PMT Berbahan Pangan Lokal
Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Malalak Tahun
2024 . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian
pada penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design, dengan one grup pre-test post-
test without control group telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Malalak
pada bulan September - Oktober Tahun 2024. Populasi pada penelitian ini adalah
anak balita usia (12-59 bulan) sebanyak 40 orang secara total sampling. Penelitian
dilakukan dengan cara mengukur berat badan balita sebelum dan sesudah diberikan
makanan tambahan berbahan pangan lokal kepada balita sebanyak 40. Hasil
penelitian didapatkan Berat badan balita sebelum diberikan PMT berbahan pangan
lokal dengan nilai mean 10,03 maximum 14,6 dan minimum 4,8 di Wilayah Kerja
Puskesmas Malalak Tahun 2024, berat badan balita sesudah diberikan PMT berbahan
pangan lokal dengan nilai mean 10,57 maximum 15,2 dan minimum 6,5 di Wilayah
Kerja Puskesmas Malalak Tahun 2024, terdapat pengaruh pemberian PMT berbahan
pangan lokal terhadap kenaikan berat badan balita di Wilayah Kerja Puskesmas
Malalak Tahun 2024. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan
masyarakat tentang pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai dalam peningkatan berat
badan balita