Hubungan Pengetahun Orang Tua Dan Sosial Budaya Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Koto Alam Kabupaten Agam Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yuhena, Fetri
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), Bayi, Pengetahuan Orang Tua Sosial Budaya
DOI:
-
Abstract :
Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif
untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas akibat penyakit infeksi. Berdasarkan
angka imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Koto Alam baru mencapai di angka
45% berada di peringkat 17 dari 23 Puskesmas yang ada di Kabapaten Agam.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang ada di wilayah
kerja UPTD Puskesmas Koto Alam, populasi yang berjumlah 284 orang dengan
sampel 74 responden. Penelitian. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini
adalah menggunakan teknik probability sampling dengan pendekatan cluster random
sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang
digunakan adalah analisis univariat di dapatkan dari 74 responden terdapat 40
responden (54,1%) dengan pengetahuan rendah dan sebanyak 58 responden ((78,4%)
dengan sosial budaya negatif dan bivariat dengan uji chi-square test. Hasil dalam
penelitian ini menunjukan adanya hubungan pengetahuan (p = 0,012), OR = 3,769
(1,433 9,917), sosial budaya (p = 0,056), OR = 3,600 (1,103 11,748).
Kesimpulan dari penelitian ini adanya hubungan pengetahuan orang tua dan sosial
budaya dalam pemberian imunisasi Dasar lengkap. Saran dalam penelitian ini
diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan dalam penyuluhan mengenai
imunisasi dasar lengkap, serta pelatihan kader posyandu balita agar dapat
menyebarluaskan informasi tentang faktor risiko dari imunisasi dasar tidak lengkap.
untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas akibat penyakit infeksi. Berdasarkan
angka imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Koto Alam baru mencapai di angka
45% berada di peringkat 17 dari 23 Puskesmas yang ada di Kabapaten Agam.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang ada di wilayah
kerja UPTD Puskesmas Koto Alam, populasi yang berjumlah 284 orang dengan
sampel 74 responden. Penelitian. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini
adalah menggunakan teknik probability sampling dengan pendekatan cluster random
sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang
digunakan adalah analisis univariat di dapatkan dari 74 responden terdapat 40
responden (54,1%) dengan pengetahuan rendah dan sebanyak 58 responden ((78,4%)
dengan sosial budaya negatif dan bivariat dengan uji chi-square test. Hasil dalam
penelitian ini menunjukan adanya hubungan pengetahuan (p = 0,012), OR = 3,769
(1,433 9,917), sosial budaya (p = 0,056), OR = 3,600 (1,103 11,748).
Kesimpulan dari penelitian ini adanya hubungan pengetahuan orang tua dan sosial
budaya dalam pemberian imunisasi Dasar lengkap. Saran dalam penelitian ini
diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan dalam penyuluhan mengenai
imunisasi dasar lengkap, serta pelatihan kader posyandu balita agar dapat
menyebarluaskan informasi tentang faktor risiko dari imunisasi dasar tidak lengkap.