Edukasi Pengaruh screen time terhadap perkembangan motorik kasar balita di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
A. Efni
Advisor:
Noflida[utri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Screen time, Perkembangan motorik balita
DOI:
-
Abstract :
Meningkatnya persentase perilaku screen time anak usia dini di Indonesia
pada 3 tahun terakhir ini berpotensi memberikan dampak yang negatif bagi
perkembangan anak. Tujuan penelitian Untuk mengetahui Edukasi Pengaruh
screen time terhadap perkembangan motorik kasar balita di Wilayah Kerja
Puskesmas Silaping Tahun 2024. Desain penelitian yaitu quasi eksperiment
dengan one group pre-post test design. Penelitian telah dilakukan pada bulan
Oktober s/d Desember 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping. Populasi
adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 24-36 bulan wilayah kerja
Puskesmas Silaping berjumlah 30 orang, teknik purposive sampling berjumlah 30
orang. Penelitian ini menggunakan 1 kelompok penelitian yang akan diberikan
edukasi tentang pengaruh screen time terhadap perkembangan motorik kasar
balita. Data diolah secara komputerisasi dan dianalisis dengan analisis univariat
dan bivariat. Hasil penelitian rata-rata perkembangan motorik kasar sebelum dan
sesudah diberikan edukasi Di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Tahun 2024
yaitu 9,83 dan 11,83. Terdapat Pengaruh screen time terhadap perkembangan
motorik kasar Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Tahun 2024 p value
0,000. Kesimpulan Adanya Edukasi Pengaruh screen time terhadap
perkembangan motorik kasar Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Tahun
2024. Diharapkan pihak puskesmas dapat memberikan edukasi tentang dampak
screen time terhadap balita.
pada 3 tahun terakhir ini berpotensi memberikan dampak yang negatif bagi
perkembangan anak. Tujuan penelitian Untuk mengetahui Edukasi Pengaruh
screen time terhadap perkembangan motorik kasar balita di Wilayah Kerja
Puskesmas Silaping Tahun 2024. Desain penelitian yaitu quasi eksperiment
dengan one group pre-post test design. Penelitian telah dilakukan pada bulan
Oktober s/d Desember 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping. Populasi
adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 24-36 bulan wilayah kerja
Puskesmas Silaping berjumlah 30 orang, teknik purposive sampling berjumlah 30
orang. Penelitian ini menggunakan 1 kelompok penelitian yang akan diberikan
edukasi tentang pengaruh screen time terhadap perkembangan motorik kasar
balita. Data diolah secara komputerisasi dan dianalisis dengan analisis univariat
dan bivariat. Hasil penelitian rata-rata perkembangan motorik kasar sebelum dan
sesudah diberikan edukasi Di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Tahun 2024
yaitu 9,83 dan 11,83. Terdapat Pengaruh screen time terhadap perkembangan
motorik kasar Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Tahun 2024 p value
0,000. Kesimpulan Adanya Edukasi Pengaruh screen time terhadap
perkembangan motorik kasar Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Tahun
2024. Diharapkan pihak puskesmas dapat memberikan edukasi tentang dampak
screen time terhadap balita.