Hubungan Lama Menstruasi, Usia Menarche dan Kebiasaan Mengonsumsi Fast Food dengan Kejadian Dysmenorrhea Primer Pada Remaja Putri di SMKN 1 Sitiung dan SMKS Start Up Dara Jingga Kabupaten Dharmasraya Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Zulawati, Dwi Yani
Advisor:
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
lama menstruasi, usia menarche, fast food, dysmenorrhea
DOI:
-
Abstract :
Pada remaja putri yang sedang mengalami menstruasi sebagian besar mengalami
gangguan menstruasi berupa dysmenorrhea primer. Angka kejadian dysmenorrhea
tahun 2018 berdasarkan data Kemenkes RI (2019) cukup tinggi yaitu 60-70%
wanita di Indonesia. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya dysmenorrhea
primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama
menstruasi, usia menarche dan kebiasaan mengonsumsi fast food dengan kejadian
dysmenorrhea primer pada remaja putri di SMKN 1 Sitiung dan SMKS Start Up
Dara Jingga tahun 2024. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelatif
dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada November 2024.
Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMKN 1 Sitiung dan
SMKS Start Up Dara Jingga dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden.
Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Alat pengumpulan data
yang digunakan berupa kuisioner. Analisa data menggunakan uji Chi Square.
Untuk lama menstruasi dari hasil penelitian ini menunjukan nilai p = 0,677 > 0,05
() maka tidak ada hubungan yang bermakna antara lama menstruasi dengan
kejadian dysmenorrhea primer. Untuk usia menarche p = 0,031 < 0,05 () maka
dapat disimpulkan bahwa ada hubungan usia menarche dengan kejadian
dysmenorrhea primer. Sedangkan p = 0,000 < 0,05 () maka dapat disimpulkan
bahwa ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan mengonsumsi fast food
dengan kejadian dysmenorrhea primer pada remaja putri di SMKN 1 Sitiung dan
SMKS Start Up Dara Jingga. Disarankan kepada remaja putri agar memiliki pola
hidup sehat sehingga kejadian dysmenorrhea primer ini dapat dihindari.
gangguan menstruasi berupa dysmenorrhea primer. Angka kejadian dysmenorrhea
tahun 2018 berdasarkan data Kemenkes RI (2019) cukup tinggi yaitu 60-70%
wanita di Indonesia. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya dysmenorrhea
primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama
menstruasi, usia menarche dan kebiasaan mengonsumsi fast food dengan kejadian
dysmenorrhea primer pada remaja putri di SMKN 1 Sitiung dan SMKS Start Up
Dara Jingga tahun 2024. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelatif
dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada November 2024.
Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMKN 1 Sitiung dan
SMKS Start Up Dara Jingga dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden.
Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Alat pengumpulan data
yang digunakan berupa kuisioner. Analisa data menggunakan uji Chi Square.
Untuk lama menstruasi dari hasil penelitian ini menunjukan nilai p = 0,677 > 0,05
() maka tidak ada hubungan yang bermakna antara lama menstruasi dengan
kejadian dysmenorrhea primer. Untuk usia menarche p = 0,031 < 0,05 () maka
dapat disimpulkan bahwa ada hubungan usia menarche dengan kejadian
dysmenorrhea primer. Sedangkan p = 0,000 < 0,05 () maka dapat disimpulkan
bahwa ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan mengonsumsi fast food
dengan kejadian dysmenorrhea primer pada remaja putri di SMKN 1 Sitiung dan
SMKS Start Up Dara Jingga. Disarankan kepada remaja putri agar memiliki pola
hidup sehat sehingga kejadian dysmenorrhea primer ini dapat dihindari.