Persepsi Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Sebagai Deteksi Dini Kankers Serviks di Puskesmas Kayutanam
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
DM, Dina Febriani
Advisor:
Fitri, Nina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Persepsi,Wus, Pemeriksaan IVA, Kanker Serviks
DOI:
-
Abstract :
pemeriksaan IVA terendah diKabupaten Padang Pariaman pada tahun 2023 dari
25 Puskesmas yang ada, hanya melakukan IVA sebanyak 2 orang (0,1%).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wanita usia subur tentang
Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sebagai Deteksi Dini Kanker
Serviks di Puskesmas Kayutanam. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif
dengan mengunakan pendekatan fenomologis. Informan penelitian berjumlah 10
orang yang mewakili masing-masing korong. Penelitian ini menemukan bahwa
adanya perasaan malu saat melakukan pemeriksaan IVA, perasaan takut saat
pemeriksaan IVA, kurangnya pemahaman ibu tentang pemeriksaan IVA,
pemeriksaan IVA tidak perlu karena ibu merasa sehat. Persepsi wus tehadap
permeriksaan IVA dikarenakan rasa malu, takut, kurang paham tentang
pemeriksaan IVA dan badan merasa sehat walaupun wus merasa ada minat dan
kepentingan untuk melakukannaya Sehingga diperlukan adanya informasi dan
sosialisasi yang optimal untuk menggerakkan pemeriksaan IVA
25 Puskesmas yang ada, hanya melakukan IVA sebanyak 2 orang (0,1%).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wanita usia subur tentang
Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sebagai Deteksi Dini Kanker
Serviks di Puskesmas Kayutanam. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif
dengan mengunakan pendekatan fenomologis. Informan penelitian berjumlah 10
orang yang mewakili masing-masing korong. Penelitian ini menemukan bahwa
adanya perasaan malu saat melakukan pemeriksaan IVA, perasaan takut saat
pemeriksaan IVA, kurangnya pemahaman ibu tentang pemeriksaan IVA,
pemeriksaan IVA tidak perlu karena ibu merasa sehat. Persepsi wus tehadap
permeriksaan IVA dikarenakan rasa malu, takut, kurang paham tentang
pemeriksaan IVA dan badan merasa sehat walaupun wus merasa ada minat dan
kepentingan untuk melakukannaya Sehingga diperlukan adanya informasi dan
sosialisasi yang optimal untuk menggerakkan pemeriksaan IVA