Efektifitas Perawatan Tali Pusat Dengan Metode Terbuka dan Menggunakan ASI Terhadap Lamanya Pelepasan Tali Pusat di BPM RKota Bukitinggi Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sari, Novita Dian
Advisor:
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perawatan Tali Pusat, Metode Terbuka, Menggunakan ASI
DOI:
-
Abstract :
Perawatan tali pusat merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya infeksi
neonatal. Tali pusat dapat merupakan pintu masuk bagi infeksi ke tubuh bayi, maka
diperlukan tindakan perawatan tali pusat yang tepat agar bayi terhindar dari infeksi
salah satunya infeksi tetanus neonatorum. Perawatan tali pusat yang tidak baik
mengakibatkan tali pusat menjadi lama lepas. Risiko bila tali pusat lama lepas adalah
terjadinya infeksi tali pusat dan tetanus neonatorum.Penelitian ini mengetahui
Bagaimana Efektifitas Perawatan Tali Pusat dengan Metode Terbuka dan
Menggunakan ASI Terhadap Lamanya Pelepasan Tali Pusat di BPM R Kota
Bukittinggi. Desain Penelitian adalah Quasy Eksperimen, dengan rancangan
penelitian post test control group design. Jumlah sampel sebanyak 40 bayi baru lahir
untuk kelompok control 20 sampel dan kelompok intervensi 20 sampel. Pemberian
intervensi diberikan selama 5 hari dengan cara mengoleskan 5 tetes ASI di. Penelitian
ini dilakukan bulan September - November 2024. Hasil penelitian uji statistik
didapatkan bahwa rata-rata waktu pelepasan tali pusat dengan metode terbuka adalah
5,75 sedangkan rata-rata waktu pelepasan dengan menggunakan ASI adalah 4.30
.Terdapatnya perbedaan yang signifikan Perawatan Tali Pusat dengan Metode
Terbuka dan Menggunakan ASI Terhadap Lamanya Pelepasan Tali Pusat dengan p-
value 0,000. Terdapat perbedaan rata rata perawatan tali pusat dengan dan
menggunakan ASI terhadap lamanya pelepasan tali pusat dan dapat mencegah
terjadinya infeksi tali pusat.Diharapkan pada tempat penelitian dalam perawatan tali
pusat bayi baru lahir dengan menggunakan ASI,dilihat dari dampak penggunaan ASI
terhadap waktu pelepasan tali pusat yang bermanfaat bagi bayi.
neonatal. Tali pusat dapat merupakan pintu masuk bagi infeksi ke tubuh bayi, maka
diperlukan tindakan perawatan tali pusat yang tepat agar bayi terhindar dari infeksi
salah satunya infeksi tetanus neonatorum. Perawatan tali pusat yang tidak baik
mengakibatkan tali pusat menjadi lama lepas. Risiko bila tali pusat lama lepas adalah
terjadinya infeksi tali pusat dan tetanus neonatorum.Penelitian ini mengetahui
Bagaimana Efektifitas Perawatan Tali Pusat dengan Metode Terbuka dan
Menggunakan ASI Terhadap Lamanya Pelepasan Tali Pusat di BPM R Kota
Bukittinggi. Desain Penelitian adalah Quasy Eksperimen, dengan rancangan
penelitian post test control group design. Jumlah sampel sebanyak 40 bayi baru lahir
untuk kelompok control 20 sampel dan kelompok intervensi 20 sampel. Pemberian
intervensi diberikan selama 5 hari dengan cara mengoleskan 5 tetes ASI di. Penelitian
ini dilakukan bulan September - November 2024. Hasil penelitian uji statistik
didapatkan bahwa rata-rata waktu pelepasan tali pusat dengan metode terbuka adalah
5,75 sedangkan rata-rata waktu pelepasan dengan menggunakan ASI adalah 4.30
.Terdapatnya perbedaan yang signifikan Perawatan Tali Pusat dengan Metode
Terbuka dan Menggunakan ASI Terhadap Lamanya Pelepasan Tali Pusat dengan p-
value 0,000. Terdapat perbedaan rata rata perawatan tali pusat dengan dan
menggunakan ASI terhadap lamanya pelepasan tali pusat dan dapat mencegah
terjadinya infeksi tali pusat.Diharapkan pada tempat penelitian dalam perawatan tali
pusat bayi baru lahir dengan menggunakan ASI,dilihat dari dampak penggunaan ASI
terhadap waktu pelepasan tali pusat yang bermanfaat bagi bayi.