Studi Fenomenologi: Pemanfaatan Digitalisasi di Rumah Sakit Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2024.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Ramadhan, Muhammad Dicky
Advisor:
Dewi, Ratna
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Digitalisasi keperawatan, Rekam Medis Elektronik (RME), manajemen keperawatan
DOI:
-
Abstract :
Digitalisasi di bidang kesehatan seperti penerapan Rekam Medis Elektronik
(RME), menjadi kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.
RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi telah menerapkan Sistem Informasi
Manajemen Keperawatan (SIMK) salah satunya penggunaan RME sejak 2022,
tetapi implementasinya menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan
mengeksplorasi sikap pimpinan perawat terhadap penerapan teknologi digital dan
dampaknya pada kinerja tim keperawatan. Penelitian ini dilaksanakan melalui
pendekatan kualitatif desain fenomenologi deskriptif. Metode pengumpulan data
adalah wawancara mendalam dan catatan lapangan. Data diolah dalam bentuk
verbatim, selanjutnya dianalisa dengan menerapkan teknik Colaizzi. Data diperoleh
melalui wawancara mendalam dengan 9 partisipan, termasuk kepala bidang
keperawatan dan kepala ruangan. Hasil penelitian menghasilkan 11 tema utama:
implementasi digitalisasi, koordinasi teknologi, praktik langsung, bimbingan
digital, tantangan dokumentasi digital, strategi kepemimpinan, efektivitas RME,
motivasi tim, hambatan proses, respons terhadap masalah, dan harapan
pengembangan teknologi. Temuan menunjukkan bahwa dukungan transformasi
digitalisasi pada bidang keperawatan sangat berfokus pada peningkatan kualitas
SDM, seperti pelatihan berkelanjutan, dan bimbingan langsung mampu membantu
tim perawat beradaptasi dengan teknologi digital. Meski demikian, pendekatan
kolaboratif dan suportif meningkatkan pemahaman, motivasi, dan kinerja
dokumentasi digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pemanfaatan
digitalisasi yang efektif memerlukan komunikasi yang kuat, serta adanya
penerimaan umpan balik dalam penguasaan teknologi digital pada bidang
keperawatan. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk mendukung transformasi
digital pada manajemen keperawatan dan meningkatkan kualitas pelayanan
kesehatan di Indonesia.
(RME), menjadi kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.
RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi telah menerapkan Sistem Informasi
Manajemen Keperawatan (SIMK) salah satunya penggunaan RME sejak 2022,
tetapi implementasinya menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan
mengeksplorasi sikap pimpinan perawat terhadap penerapan teknologi digital dan
dampaknya pada kinerja tim keperawatan. Penelitian ini dilaksanakan melalui
pendekatan kualitatif desain fenomenologi deskriptif. Metode pengumpulan data
adalah wawancara mendalam dan catatan lapangan. Data diolah dalam bentuk
verbatim, selanjutnya dianalisa dengan menerapkan teknik Colaizzi. Data diperoleh
melalui wawancara mendalam dengan 9 partisipan, termasuk kepala bidang
keperawatan dan kepala ruangan. Hasil penelitian menghasilkan 11 tema utama:
implementasi digitalisasi, koordinasi teknologi, praktik langsung, bimbingan
digital, tantangan dokumentasi digital, strategi kepemimpinan, efektivitas RME,
motivasi tim, hambatan proses, respons terhadap masalah, dan harapan
pengembangan teknologi. Temuan menunjukkan bahwa dukungan transformasi
digitalisasi pada bidang keperawatan sangat berfokus pada peningkatan kualitas
SDM, seperti pelatihan berkelanjutan, dan bimbingan langsung mampu membantu
tim perawat beradaptasi dengan teknologi digital. Meski demikian, pendekatan
kolaboratif dan suportif meningkatkan pemahaman, motivasi, dan kinerja
dokumentasi digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pemanfaatan
digitalisasi yang efektif memerlukan komunikasi yang kuat, serta adanya
penerimaan umpan balik dalam penguasaan teknologi digital pada bidang
keperawatan. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk mendukung transformasi
digital pada manajemen keperawatan dan meningkatkan kualitas pelayanan
kesehatan di Indonesia.