Pengaruh Pemberian Jahe dan Madu Terhadap Penderita ISPA Pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Gunung Malintang Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Vera, Delsy
Advisor:
Medhyna, Vedjia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ISPA, Balita
DOI:
-
Abstract :
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Menurut WHO, merupakan penyakit
menular pada saluran pernapasan bagian atas atau bawah, tergantung pada bakteri
yang menyebabkannya, factor kultus, dan variabel lingkungan, dapat
mengakibatkan berbagai gangguan, dari infeksi sedang sehingga penyakit parah
dan mematikan. Penyakit menular utama yang bertanggungjawab atas morbiditas
dan mortalitas di seluruh dunia adalah penyakit ISPA. Lingkup penelitian yang
akan digunakan dalam Penelitian ini akan dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas
Gunung Malintang. Waktu penelitian ini akan dilaksanakan pada Juli Desember
2024. Penelitian ini terkait tentang Pengaruh Pemberian Jahe dan Madu Terhadap
Penderita ISPA pada Balita di Wilayah kerja Puskesmas Gunung Malintang.
Populasi penelitian ini adalah semua penderita ISPA. ISPA di wilayah kerja
Puskesmas Gunung Malintang yang berjumlah 62 orang. Pengambilan sampel
pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling yaitu pengambilan dengan
pertimbangan tertentu dan jumlah sampel pada penelitian ini adalah 30 kelompok
Intervensi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi
Eksperiment dengan metode pre post test one group analisis data dengan tahapan
pemeriksaan data, Kode data, Memasukkan data, Pembersihan data, dan
Pemprosesan data dengan pengujian menggunakan SPSS menggunakan uji
Wilcoxon Test.Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh pemberian
rebusan Jahe dan Madu dengan p-valeu 0,004 dapat disimpulkan bahwa adanya
pengaruh pemberian rebusan Jahe dan Madu dalam mengatasi ISPA pada Balita
di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Malintang Kabupaten Lima Puluh Kota
Tahun 2024. Diharapkan Rebusan Jahe dan Madu dapat dijadikan sebagai
alternatif dalam mengatasi ISPA pada Balita.
menular pada saluran pernapasan bagian atas atau bawah, tergantung pada bakteri
yang menyebabkannya, factor kultus, dan variabel lingkungan, dapat
mengakibatkan berbagai gangguan, dari infeksi sedang sehingga penyakit parah
dan mematikan. Penyakit menular utama yang bertanggungjawab atas morbiditas
dan mortalitas di seluruh dunia adalah penyakit ISPA. Lingkup penelitian yang
akan digunakan dalam Penelitian ini akan dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas
Gunung Malintang. Waktu penelitian ini akan dilaksanakan pada Juli Desember
2024. Penelitian ini terkait tentang Pengaruh Pemberian Jahe dan Madu Terhadap
Penderita ISPA pada Balita di Wilayah kerja Puskesmas Gunung Malintang.
Populasi penelitian ini adalah semua penderita ISPA. ISPA di wilayah kerja
Puskesmas Gunung Malintang yang berjumlah 62 orang. Pengambilan sampel
pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling yaitu pengambilan dengan
pertimbangan tertentu dan jumlah sampel pada penelitian ini adalah 30 kelompok
Intervensi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi
Eksperiment dengan metode pre post test one group analisis data dengan tahapan
pemeriksaan data, Kode data, Memasukkan data, Pembersihan data, dan
Pemprosesan data dengan pengujian menggunakan SPSS menggunakan uji
Wilcoxon Test.Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh pemberian
rebusan Jahe dan Madu dengan p-valeu 0,004 dapat disimpulkan bahwa adanya
pengaruh pemberian rebusan Jahe dan Madu dalam mengatasi ISPA pada Balita
di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Malintang Kabupaten Lima Puluh Kota
Tahun 2024. Diharapkan Rebusan Jahe dan Madu dapat dijadikan sebagai
alternatif dalam mengatasi ISPA pada Balita.