Hubungan Pengetahuan Manajemen Nyeri Terhadap Kualitas Hidup Lansia Yang Mengalami Rheumatoid Arthritis di Panti Sosial Tresna Werdha (pstw) Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2024.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Akbar, Hafizh
Advisor:
Kartika, Imelda R
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Manajemen Nyeri, Kualitas Hidup, Lansia, Rheumatoid Arthritis
DOI:
-
Abstract :
Rheumatoid Arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang menyebabkan
peradangan kronis pada sendi dan sering terjadi pada lansia. Nyeri akibat RA
dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup
penderitanya. Salah satu faktor yang berperan dalam pengelolaan nyeri dan
kualitas hidup lansia dengan RA adalah tingkat pengetahuan mengenai
manajemen nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
pengetahuan manajemen nyeri dengan kualitas hidup lansia yang mengalami RA
di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Kasih Sayang Ibu Batusangkar. Penelitian
ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel
penelitian sebanyak 30 lansia dengan teknik total sampling. Pengumpulan data

dilakukan dengan kuesioner WHOQOL-BREF dan analisis menggunakan uji chi-
square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30 responden, sebanyak 16 lansia

(53,3%) memiliki pengetahuan manajemen nyeri tinggi dan sebanyak 21 lansia
(70%) memiliki kualitas hidup baik. Hasil analisis chi square menunjukkan
adanya hubungan signifikan antara pengetahuan manajemen nyeri dengan kualitas
hidup lansia RA (p-value = 0,004; OR = 20,000). Lansia dengan pengetahuan
manajemen nyeri rendah berisiko 20 kali lebih besar mengalami kualitas hidup
yang kurang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, semakin tinggi
pengetahuan lansia tentang manajemen nyeri, semakin baik kualitas hidup
mereka. Oleh karena itu, edukasi mengenai manajemen nyeri perlu ditingkatkan
untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
Download From Google Drive