Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Metode Kontasepsi Jangka Panjang (Mkjp) Di Nagari Tanjung Haro Sikabu Kabu Padang Panjang Wilayah Kerja Puskesmas Mungo Tahun 2024

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Imelda, Batris
Advisor:
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kontrasepsi, MKJP
DOI:
-
Abstract :
KB merupakan salah satu strategi untuk mengurangi kematian ibu khususnya
ibu. MKJP meruoaka alat kontrasepsi yang dapat menunda, menjarangkan, atau
menghentikan kesuburan. MKJP dapat bertahan selama 3 tahun hingga seumur
hidup, tahun 2024 jumlah penggunan kontrasepsi Implant 26, IUD 452 orang,
MOW 115 orang, dan MOP 10 orang dari Jumlah wanita usia subur 4021 orang.
Tujuan penelitian mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan
metode kontasepsi jangka panjang (MKJP) di Nagari Tanjung Haro Sikabu Kabu
Padang Panjang Wilayah Kerja Puskesmas Mungo tahun 2024. Penelitian
merupakan analitik pendekatan crossectional study. Penelitian dilakukan bulan
September 2024 di Jorong Mungo Puskesmas Mungo. Populasi seluruh WUS
Padang Panjang, Kecamatan Luak yaitu sebanyak 4021 orang. Pengambilan
sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 97 orang.
Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji Chisquare. Hasil penelitian
menunjukkan yaitu sebanyak 55 orang (56,7%) memiliki pengetahuan rendah. 52
orang (53,6%) memiliki sikap negatif. 53 orang (54,6%) mendapatkan dukungan
suami yang tidak me dukung. 53 orang (54,6%) belum menggunakan MKJP.
Analisis bivariate diperoleh ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p
= 0,001; OR = 4,875), sikap (p = 0,037; OR = 2,585), dukungan suami (p = 0,007;
OR = 3,363) dengan penggunaan MKJP. Diharapkan pasangan usia subur bisa
lebih mempertimbangkan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang
(MKJP) melalui informasi yang diperoleh dari tenaga kesehatan, agar nantinya
program pemerintah tentang keluarga berencana bisa berjalan dengan maksimal
dan mengurangi angka kesakitan dan kematian di masa depan.
Download From Google Drive