Pengaruh Pemberian Bakso Ikan Gabus Terhadap Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 1-3 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Syafrida, Ashriyah
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Status Gizi Balita, Bakso, Ikan Gabus
DOI:
-
Abstract :
Menurut data WHO tahun 2023 angka kejadian stunting di dunia yaitu
23,5 %. Di wilayah kerja Puskesmas Silaping tahun 2023 jumlah stunting
sebanyak 39 balita. Balita yang mengalami stunting diperlukan asupan protein
yang cukup, salah satu makanan yang dapat meningkatkan asupan protein dalam
tubuh yaitu ikan gabus dan untuk meningkatkan selera makan anak dapat diolah
menjadi bakso ikan gabus. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh
Pemberian Bakso Ikan Gabus Terhadap Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 1-3
Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Kabupaten Pasaman Barat Tahun
2024. Jenis penelitian Quasy Eksperiment dengan Desain One Group Pretest And
Posttest. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2024 s/d Januari 2025 di
Wilayah Kerja Puskesmas Silaping. Populasi penelitian ini seluruh balita yang
tidak mengalami stunting yang berjumlah 38 orang. Jumlah sampel 38 orang,
teknik pengambilan sampel secara total sampling. Hasil penelitian didapatkan
rata-rata status gizi balita sebelum intervensi yaitu 85,10, rata-rata sesudah
intervensi 88,64. Ada pengaruh Pengaruh Pemberian Bakso Ikan Gabus Terhadap
Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 1-3 Tahun (p value = 0,000). Kesimpulan
terdapat Pengaruh Pemberian Bakso Ikan Gabus Terhadap Pencegahan Stunting
Pada Anak Usia 1-3 Tahun. Diharapkan kepada ibu balita untuk dapat
menerapkan pemberian ikan gabus atau olahannya berupa bakso ikan kepada
balita agar kejadian stunting dapat dicegah sedari dini dan tumbuh kembang anak
lebih optimal.
Download From Google Drive