Studi Fenomenologi: Respon Fisik Dan Psikologis Pasien Yang Menjalani Kemoterapi Di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Hasibuan, Bella Tania
Advisor:
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kemoterapi, Dampak, Kesiapan, Dukungan
DOI:
-
Abstract :
Kemoterapi dapat menimbulkan dampak fisiologis yaitu merasa lelah,
kerontokan pada rambut dan bisa mengakibatkan gangguan pada sum-sum
tulang belakang, kemandulan atau organ lain. Kesiapan pasien dalam menjalani
kemoterapi yaitu memenuhi kebutuhan nutrisi, pola istirahat pasien, mengurangi
stres dengan cara berbagi cerita kepada keluarga. Pasien yang siap dalam
menjalani kemoterapi berkondisi fisik yang cukup baik, mendapat dukungan
keluarga, dan memahami prosedur serta efek sampingnya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengeksplorisasi pengalaman terhadap pasien kanker dalam
menjalani kemoterapi. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan fenomenologi, yang diperoleh dari gambaran yang secara
menyeluruh. Partisipan penelitian ini berjumlah 10 orang yang menjalani
kemoterapi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis
dengan metode Colaizzi. Hasil penelitian terdapat beberapa tema yaitu, 1)
Dampak yang dialami pasien dalam menjalani kemoterapi 2) Kesiapan pasien
dalam menjalani kemoterapi 3) Dukungan spiritual dan sosial dalam menghadapi
dampak yang dialami selama menjalani kemoterapi. Penelitian ini dapat
disimpulkan kesiapan fisik dan psikologis sangat penting bagi pasien yang
menjalani kemoterapi. Kesiapan fisik dan psikologis sangat penting bagi pasien
kemoterapi, membantu tubuh menoleransi efek samping dan mengelola stres,
yang meningkatkan efektivitas pengobatan dan kualitas hidup.
kerontokan pada rambut dan bisa mengakibatkan gangguan pada sum-sum
tulang belakang, kemandulan atau organ lain. Kesiapan pasien dalam menjalani
kemoterapi yaitu memenuhi kebutuhan nutrisi, pola istirahat pasien, mengurangi
stres dengan cara berbagi cerita kepada keluarga. Pasien yang siap dalam
menjalani kemoterapi berkondisi fisik yang cukup baik, mendapat dukungan
keluarga, dan memahami prosedur serta efek sampingnya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengeksplorisasi pengalaman terhadap pasien kanker dalam
menjalani kemoterapi. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan fenomenologi, yang diperoleh dari gambaran yang secara
menyeluruh. Partisipan penelitian ini berjumlah 10 orang yang menjalani
kemoterapi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis
dengan metode Colaizzi. Hasil penelitian terdapat beberapa tema yaitu, 1)
Dampak yang dialami pasien dalam menjalani kemoterapi 2) Kesiapan pasien
dalam menjalani kemoterapi 3) Dukungan spiritual dan sosial dalam menghadapi
dampak yang dialami selama menjalani kemoterapi. Penelitian ini dapat
disimpulkan kesiapan fisik dan psikologis sangat penting bagi pasien yang
menjalani kemoterapi. Kesiapan fisik dan psikologis sangat penting bagi pasien
kemoterapi, membantu tubuh menoleransi efek samping dan mengelola stres,
yang meningkatkan efektivitas pengobatan dan kualitas hidup.