Faktor-Faktor Prenetal Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Puskesmas Mungka Tahun 2024

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Anita
Advisor:

ISSN/ISBN:
Silvia
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
KEK, Anemia, Tinggi badan Ibu, Pelayanan Kesehatan, Sanitasi, ASI
DOI:
-
Abstract :
Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi utama pada balita di Indonesia
yang belum teratasi hingga saat ini. Prevalensi stunting di Sumatera Barat masih
tergolong tinggi yaitu 23,2%. Meskipun tidak termasuk 100 Kabupaten yang
menjadi lokus stunting, Kabupaten Lima Puluh Kota belum mencapai target
Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor Prenatal
yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di
Puskesmas Mungka tahun 2024. Jenis penelitian adalah Deskriptif analitik
dengan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini populasinya berjumlah
89 orang yang didapatkan dari pengambilang sampel pada seluruh ibu balita di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Mungka. Pengambilan sampel menggunakan
teknik Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan buku KIA dan
kuisioner dengan analisa univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian
diketahui bahwa hasil uji statistik diperoleh KEK p_value=0,010 (3,690), Anemia
p_value=0,002 (4,923), Tinggi Badan Ibu p_value=0,004 (4,300), Pelayanan
Kesehatan p_value=0,000 (14,609), Sanitasi p_value=0,002 (5,280), ASI
Eksklusif p_value=0,001 (7,071). Kesimpulan penelitian ini adanya Hubungan
faktor-faktor Prenatal dengan kejadian stunting. Saran perlu menginformasikan
kepada petugas Kesehatan untuk lebih giat lagi menberikan informasi pada ibu
dan keluarga untuk dapat menghindari kejadian stunting pada balita.
Download From Google Drive