Pengaruh Pemberian ASI Terhadap Ruam Popok Pada Batita di Wilayah Kerja Puskesmas Suliki Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Absari, Anatalia Prima
Advisor:
Medhyna, Vedjia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pemberian ASI, Ruam Popok
DOI:
-
Abstract :
Ruam popok merupakan salah satu dari sekian banyak masalah kulit yang
sering terjadi pada bayi dan batita akibat penggunaan popok, yaitu sekitar 7-35%
terjadi pada bayi pada 2 tahun pertama kehidupan. Pengobatan non
farmakologi, merupakan salah satu dari bahan olahan alami yang dapat
dipertimbangkan sebagai terapi topikal alternatif yang dapat digunakan untuk
perawatan kulit pada bayi yang mengalami iritasi kulit pada daerah tertutup
popok atau disebut dengan ruam popok yaitu: menggunakan ASI. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian ASI Terhadap Ruam
Popok Pada Batita di Wilayah Kerja Puskesmas Suliki Tahun 2024. Penelitian
dilakukan dengan metode eksperimen yaitu One group pretest-postest dilakukan
pada tanggal 15 sampai 5 Desember 2024 di Puskesmas Suliki, populasi dalam
penelitian ini 73 orang, dan sampel penelitian sebanyak 10 orang, dengan teknik
pengambilan sampel purposive sampling dan data di olah secara univariate dan
bivariate. Hasil univariat didapatkan rata-rata ruam popok sebelum diberikan ASI
sebanyak 2,90, dengan standar deviasi 0,568, rata-rata ruam popok sesudah
diberikan ASI sebanyak 2,30, dengan standar deviasi 1,418. Hasil bivariate
didapatkan p value 0,005 artinya ada Pengaruh Pemberian ASI Terhadap Ruam
Popok Pada Batita di Wilayah Kerja Puskesmas Suliki Tahun 2024. Kesimpulan
dari penelitian ini adanya Pengaruh Pemberian ASI Terhadap Ruam Popok Pada
Batita di Wilayah Kerja Puskesmas Suliki Tahun 2024. Disarankan pada
puskesmas agar dapat memberikan pendidikan kesehatan pada semua ibu yang
memiliki anak batita tentang ruam popok agar tidak terjadinya ruam popok
dimasa akan datang.
sering terjadi pada bayi dan batita akibat penggunaan popok, yaitu sekitar 7-35%
terjadi pada bayi pada 2 tahun pertama kehidupan. Pengobatan non
farmakologi, merupakan salah satu dari bahan olahan alami yang dapat
dipertimbangkan sebagai terapi topikal alternatif yang dapat digunakan untuk
perawatan kulit pada bayi yang mengalami iritasi kulit pada daerah tertutup
popok atau disebut dengan ruam popok yaitu: menggunakan ASI. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian ASI Terhadap Ruam
Popok Pada Batita di Wilayah Kerja Puskesmas Suliki Tahun 2024. Penelitian
dilakukan dengan metode eksperimen yaitu One group pretest-postest dilakukan
pada tanggal 15 sampai 5 Desember 2024 di Puskesmas Suliki, populasi dalam
penelitian ini 73 orang, dan sampel penelitian sebanyak 10 orang, dengan teknik
pengambilan sampel purposive sampling dan data di olah secara univariate dan
bivariate. Hasil univariat didapatkan rata-rata ruam popok sebelum diberikan ASI
sebanyak 2,90, dengan standar deviasi 0,568, rata-rata ruam popok sesudah
diberikan ASI sebanyak 2,30, dengan standar deviasi 1,418. Hasil bivariate
didapatkan p value 0,005 artinya ada Pengaruh Pemberian ASI Terhadap Ruam
Popok Pada Batita di Wilayah Kerja Puskesmas Suliki Tahun 2024. Kesimpulan
dari penelitian ini adanya Pengaruh Pemberian ASI Terhadap Ruam Popok Pada
Batita di Wilayah Kerja Puskesmas Suliki Tahun 2024. Disarankan pada
puskesmas agar dapat memberikan pendidikan kesehatan pada semua ibu yang
memiliki anak batita tentang ruam popok agar tidak terjadinya ruam popok
dimasa akan datang.