Hubungan Sikap Kerja Dan Masa Kerja Dengan Gejala Low Back Pain (LBP) Pada Penjahit Konveksi di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2024

Categorie(s):
   KTI
Author(s):
   Dianti, Sabilla Fitri
Advisor:
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Low Back Pain, Masa Kerja, Penjahit, Sikap Kerja
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang: World Health Organization (WHO) pada tahun 2023
menyebutkan bahwa Low Back Pain (LBP) menyerang sekitar 619 juta orang
diseluruh dunia. Low Back Pain (LBP) sering kali disebabkan oleh postur tubuh
yang tidak ergonomis, beban otot yang statis, serta tugas yang berulang dengan
kecepatan tinggi. Penjahit konveksi, yang sering bekerja dalam posisi duduk
dalam waktu lama, berisiko tinggi mengalami LBP. Tujuan penelitian mengetahui
hubungan sikap kerja dan masa kerja dengan gejala Low Back Pain (LBP) pada
penjahit konveksi di Kecamatan Aur Birugo Kota Bukittinggi. Metode Penelitian:
Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.
Penelitian dilakukan pada bulan Agustus tahun 2024. Populasi penelitian 113
penjahit di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Bukittinggi. Sampel penelitian
diambil secar purposive sampling sebanyak 88 orang. Instrumen penelitian
menggunaka kuesioner. Analisa statistic dilakukan menggunakan uji Chi Square.
Hasil Penelitian: 53,4% dari responden mengalami keluhan LBP, 59,1% memiliki
sikap kerja yang kurang baik dan 62,5% memiliki masa kerja 5 tahun. Analisis
statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara sikap kerja dan
gejala LBP (p-value = 0,040) serta antara masa kerja dan gejala LBP (p-value =
0,002), keduanya menunjukkan nilai p < = 0,05. Kesimpulan dan Saran:
Terdapat hubungan antara sikap kerja dan masa kerja dengan gejala LBP pada
penjahit konveksi di Kecamatan Aur Birugo. Penelitian selanjutnya disarankan
untuk mengeksplorasi variabel lain yang mungkin mempengaruhi gejala LBP.
Download From Google Drive