Pengaruh Pemberian Workplace Stretching Exercise Dan Myofascial Release Terhadap Nyeri Leher Pada Penjahit Konveksi Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi 2024
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Muarif, Rafid
Advisor:
Adenikheir, Annisa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Workplace Stretching Exercise, Myofascial Release Nyeri Leher
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang: Muskuloskeletal Disorder (MDSDs) adalah keluhan atau rasa
sakit tidak nyaman pada sistem otot dan tulang. Faktor resiko ternjadinya MSDs
yaitu faktor umur, postur kerja yang kurang ergonomis, kerja dengan durasi kerja
yang panjang gerakan repetitive, hingga kebiasaan fisik yang buruk. Terapi
workplace stretching exercise dan myofascial release diberikan guna untuk
mengurangi ketegangan dan nyeri pada leher penjahit. Tujuan diberikan terapi
workplace stretching exercise (WSE) dan myofascial release untuk mengetahui
pengaruh terhadap nyeri leher pada penjahit konveksi pasar Aur Kuning Kota
Bukittinggi. Metode penelitian: desain penelitian ini adalah quasi experimental
dengan rancangan one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan
oktober tahun 2024 dengan frekuensi pemberian workolace stretching exercise dan
myofascial release sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 2 minggu. Populasi
penelitian 46 orang penjahit di kecamatan Aur Kuning Tigo Baleh. Sampel
penelitian sebanyak 10 orang yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen
penelitian menggunakan skala nyeri VAS (Visual Analogue Scale). Analisa statistik
dilakukan uji T. Hasil Penelitian: Rata-rata nyeri leher sebelum diberikan terapi
workplace stretching exercise dan myofascial release adalah 58,0% dan sesudah
dilakukan terapi workplace stretching exercise dan myofascial release 19,0%. Uji
T menunjukan bahwa pretest memimliki nilai p (sig) = 0,0 (
sakit tidak nyaman pada sistem otot dan tulang. Faktor resiko ternjadinya MSDs
yaitu faktor umur, postur kerja yang kurang ergonomis, kerja dengan durasi kerja
yang panjang gerakan repetitive, hingga kebiasaan fisik yang buruk. Terapi
workplace stretching exercise dan myofascial release diberikan guna untuk
mengurangi ketegangan dan nyeri pada leher penjahit. Tujuan diberikan terapi
workplace stretching exercise (WSE) dan myofascial release untuk mengetahui
pengaruh terhadap nyeri leher pada penjahit konveksi pasar Aur Kuning Kota
Bukittinggi. Metode penelitian: desain penelitian ini adalah quasi experimental
dengan rancangan one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan
oktober tahun 2024 dengan frekuensi pemberian workolace stretching exercise dan
myofascial release sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 2 minggu. Populasi
penelitian 46 orang penjahit di kecamatan Aur Kuning Tigo Baleh. Sampel
penelitian sebanyak 10 orang yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen
penelitian menggunakan skala nyeri VAS (Visual Analogue Scale). Analisa statistik
dilakukan uji T. Hasil Penelitian: Rata-rata nyeri leher sebelum diberikan terapi
workplace stretching exercise dan myofascial release adalah 58,0% dan sesudah
dilakukan terapi workplace stretching exercise dan myofascial release 19,0%. Uji
T menunjukan bahwa pretest memimliki nilai p (sig) = 0,0 (