Efektivitas Pemberian Ankle Control Balance Training Dan Jalan Tandem Terhadap Resiko Jatuh Pada Lansia Di Kelurahan Parit Antang Tahun 2024
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Enjel
Advisor:
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Resiko Jatuh, Ankle Control Balance Trining, Jalan Tandem
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang faktor jatuh dapat terjadi ketika sistem kontrol postural tubuh
gagal mendeteksi pergeseran serta tidak mereposisi pusat gravitasi terhadap penopang
tubuh pada waktu yang tepat. Tujuan penelitan untuk mengetahui Efektivitas
Pemberian Pemberian Ankle Control Balance Training Dan Jalan Tandem Terhadap
Resiko Jatuh Pada Lansia Di Kelurahan Parit Antang Tahun 2024. Jenis penelitian ini
adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Populasi
dalam penelitian ini sebanyak 45 responden dengan Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan
Juni sampai Juli Tahun 2024. Tiap kelompok diberikan intervensi sebanyak 12 kali
perlakuan dengan 1 hari rest. Penurunan resiko jatuh diukur menggunakan TUGT.uji
data normalitas menggunakan uji wilkcoxon. Hasil penelitian dari pemberian ankle
control balance training menunjukkan bahwa rata-rata penurunan sebelum intervensi
adalah 29.20 dan sesudah intervensi meningkat menjadi 21.80 dengan nilai P= 0,004
artinya terdapat pengaruh terhadap penurunan. Hasil penelitian pemberian jalan
tandem menunjukkan bahwa rata-rata penurunan sebelum intervensi adalah 29.50
dan sesudah intervensi menjadi 22.10 dengan nilai P= 0,004 artinya terdapat
pengaruh terhadap penurunan resiko jatuh pada lansia. Kesimpulan Efektivitas
intervensi menunjukkan ada perbedaan yang signifikan yang ditandai dengan P=
0.004
gagal mendeteksi pergeseran serta tidak mereposisi pusat gravitasi terhadap penopang
tubuh pada waktu yang tepat. Tujuan penelitan untuk mengetahui Efektivitas
Pemberian Pemberian Ankle Control Balance Training Dan Jalan Tandem Terhadap
Resiko Jatuh Pada Lansia Di Kelurahan Parit Antang Tahun 2024. Jenis penelitian ini
adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Populasi
dalam penelitian ini sebanyak 45 responden dengan Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan
Juni sampai Juli Tahun 2024. Tiap kelompok diberikan intervensi sebanyak 12 kali
perlakuan dengan 1 hari rest. Penurunan resiko jatuh diukur menggunakan TUGT.uji
data normalitas menggunakan uji wilkcoxon. Hasil penelitian dari pemberian ankle
control balance training menunjukkan bahwa rata-rata penurunan sebelum intervensi
adalah 29.20 dan sesudah intervensi meningkat menjadi 21.80 dengan nilai P= 0,004
artinya terdapat pengaruh terhadap penurunan. Hasil penelitian pemberian jalan
tandem menunjukkan bahwa rata-rata penurunan sebelum intervensi adalah 29.50
dan sesudah intervensi menjadi 22.10 dengan nilai P= 0,004 artinya terdapat
pengaruh terhadap penurunan resiko jatuh pada lansia. Kesimpulan Efektivitas
intervensi menunjukkan ada perbedaan yang signifikan yang ditandai dengan P=
0.004