Efektivitas Pemberian Latihan Double Leg Hop Dan Squat Jump Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Bawah Pada Pemain Bola Voli Di SMP 1 Bukittinggi Tahun 2024
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Marisa, Diva
Advisor:
Syah, Irhas
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Power, Double Leg Hop, Squat Jump
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang Power adalah kemampuan seseorang untuk mempergunakan
kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu yang sependek-pendeknya.
Tujuan untuk mengetahui Efektivitas Pemberian Latihan Double Leg Hop Dan
Squat Jump Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Pemain Bola Voli
Di SMP 1 Bukittinggi Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif
menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 05
Februari sampai tanggal 01 Maret tahun 2024 dengan jumlah populasi 28 dan
sampel 20 orang, kelompok I diberikan Double Leg Hop dan kelompok II Squat
Jump. Tiap kelompok diberikan intervensi sebanyak 12 kali perlakuan dengan 1
hari rest. Peningkatan power otot diukur menggunakan Vertical Jump. Hasil
penelitian dari pemberian Double Leg Hop menunjukkan bahwa rata-rata power
otot sebelum intervensi adalah 23.40 dan sesudah intervensi meningkat menjadi
31.90 dengan nilai P= 0,005 artinya terdapat pengaruh terhadap peningkatan
power otot tungkai. Hasil penelitian pemberian Squat Jump. menunjukkan bahwa
rata-rata power otot sebelum intervensi adalah 23.40 dan sesudah intervensi
meningkat menjadi 28.90 dengan nilai P= 0,005 artinya terdapat pengaruh
terhadap peningkatan power otot. Efektivitas intervensi menunjukkan ada
perbedaan yang signifikan yang ditandai dengan P= 0.000
kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu yang sependek-pendeknya.
Tujuan untuk mengetahui Efektivitas Pemberian Latihan Double Leg Hop Dan
Squat Jump Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Pemain Bola Voli
Di SMP 1 Bukittinggi Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif
menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 05
Februari sampai tanggal 01 Maret tahun 2024 dengan jumlah populasi 28 dan
sampel 20 orang, kelompok I diberikan Double Leg Hop dan kelompok II Squat
Jump. Tiap kelompok diberikan intervensi sebanyak 12 kali perlakuan dengan 1
hari rest. Peningkatan power otot diukur menggunakan Vertical Jump. Hasil
penelitian dari pemberian Double Leg Hop menunjukkan bahwa rata-rata power
otot sebelum intervensi adalah 23.40 dan sesudah intervensi meningkat menjadi
31.90 dengan nilai P= 0,005 artinya terdapat pengaruh terhadap peningkatan
power otot tungkai. Hasil penelitian pemberian Squat Jump. menunjukkan bahwa
rata-rata power otot sebelum intervensi adalah 23.40 dan sesudah intervensi
meningkat menjadi 28.90 dengan nilai P= 0,005 artinya terdapat pengaruh
terhadap peningkatan power otot. Efektivitas intervensi menunjukkan ada
perbedaan yang signifikan yang ditandai dengan P= 0.000