Pengaruh Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) Terhadap Aktivitas Fungsional Ekstremitas Atas Pada Pasien Pasca Stroke Non-Hemoragik Di Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi Tahun 2024

Categorie(s):
   KTI
Author(s):
   Yendri, Azzahra Putri
Advisor:
Olyverdi, Reza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pasca stroke non-hemoragik, Constraint induced movement therapy, Aktivitas fungsional ekstremitas atas.
DOI:
-
Abstract :
Stroke Non-Hemoragik merupakan kematian jaringan otak yang disebabkan karena
adanya penyumbatan pada pembuluh darah. Constraint induced movement therapy
(CIMT) yaitu teknik latihan dengan pengekangan dan repetisi untuk meningkatkan
penggunaan ekstremitas atas yang paling terkena dampak dari stroke. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh constraint induced movement therapy

(CIMT) terhadap aktivitas fungsional ekstremitas atas pada pasien pasca stroke non-
hemoragik di Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi. Metode pengambilan

sampel yaitu dengan purposive sampling dengan jumlah populasi 530 orang dan
sampel berjumlah 10 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Desain
yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen. Sedangkan rancangan
penelitiannya dengan membandingkan nilai pretest dan posttest aktivitas fungsional
ekstremitas atas sebelum diberikannya intervensi Constraint induced movement
therapy (CIMT) dan sesudah diberikannya intervensi Constraint induced movement
therapy (CIMT). Sampel menjalani perlakuan selama 2 minggu dengan frekuensi 5 kali
dalam seminggu. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dengan
mengukur aktivitas fungsional ekstremitas atas sebelum dan sesudah diberikan
intervensi. Pengolahan data dilakukan dengan t-test dependent. Hasil penelitian
berdasarkan uji t-test dependent menunjukkan bahwa nilai p value 0,000 (p
Download From Google Drive